Menanggapi penguatan daya saing ini, Plt. Direktur Jenderal Industri Agro, Putu Juli Ardika, menyoroti pentingnya gelaran Indonesia International Cocoa Conference 2026 sebagai ajang akselerasi industri dan perluasan rantai nilai.
Menurut Putu Juli Ardika, penyelenggaraan konferensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas, mempercepat transformasi industri, memperluas akses pasar, serta mewujudkan sistem produksi kakao yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui tema "The Rise of Indonesian Cocoa: The Pearl of Asia for the World," ajang internasional ini menegaskan komitmen Indonesia untuk tidak hanya menjadi negara penghasil kakao, tetapi juga sebagai pusat industri pengolahan kakao berkelas dunia yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, memenuhi standar keberlanjutan internasional, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani, industri, serta perekonomian nasional.
(*_*)