KALIMANTANSATU.COM - Indonesian Creative Cities Network (ICCN) resmi menginisiasi pembangunan Basecamp ICCN Sulawesi yang berlokasi di kawasan hutan pinus Desa Belabori, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Mengusung konsep hub kreatif di tengah alam terbuka, fasilitas ini difungsikan sebagai pusat kolaborasi lintas sektor sekaligus simpul utama pengembangan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) di 6 provinsi se-Pulau Sulawesi.
Baca Juga: Berawal dari Video Viral, Aksi 'The Guardians of The River' Sapu 7 Ton Sampah di Sungai Musi
Sebagai informasi, inisiatif pengembangan pusat ekonomi kreatif di Kabupaten Gowa ini mencatatkan beberapa poin strategis, diantaranya sebagai berikut:
- Konsep Berbasis Alam: Memanfaatkan suasana terbuka di kawasan hutan pinus Desa Belabori agar proses ideasi dan jejaring komunitas berlangsung lebih ramah lingkungan.
- Fungsi Multi-Kegiatan: Diproyeksikan sebagai pusat pelatihan, forum diskusi ekraf, inkubasi komunitas, residensi kreatif, hingga dialog lintas pemangku kepentingan (pentahelix).
- Jaringan Interkoneksi 6 Provinsi: Menjadi pionir yang nantinya akan terhubung secara terpadu dengan jaringan Basecamp ICCN di lima provinsi lain se-Sulawesi.
- Dukungan Pemerintah Desa: Pemerintah Desa Belabori menyambut baik proyek ini untuk mendorong potensi wisata lokal dan pemberdayaan pemuda desa.
Pusat Jejaring Ekraf dan Pendekatan Ramah Alam
Inisiator program sekaligus D6 Wadir Sulawesi ICCN, Ahmad Syam, mengungkapkan bahwa hadirnya wadah fisik yang terbuka merupakan kunci utama dalam mempererat sinergi antar-pelaku ekraf di kawasan regional Sulawesi.
"Basecamp ini bukan sekadar tempat berkumpul. Kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan komunitas, pemerintah, akademisi, pelaku usaha, media, dan masyarakat untuk berkolaborasi mengembangkan ekonomi kreatif yang berkelanjutan," kata Ahmad Syam, Rabu (22/07/2026).
Ahmad Syam menekankan, pemilihan lokasi di area hutan pinus memberikan nuansa berbeda dibanding kantor konvensional, sehingga mampu menghadirkan atmosfer kerja kreatif yang menyatu dengan lingkungan.
Ia menargetkan Basecamp di Gowa ini mampu menjadi fondasi awal untuk menghubungkan seluruh jejaring kreatif di Pulau Sulawesi secara berkelanjutan.
"Setiap basecamp nantinya akan saling terhubung. Tujuannya memperkuat komunikasi, berbagi pengetahuan, mengembangkan program bersama, dan membuka kolaborasi antardaerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif di Sulawesi," ujarnya.
Baca Juga: Alit Suwirya Terpilih Aklamasi Pimpin ATVLI 2026–2030: Nahkoda Baru Televisi Lokal di Era Digital
Dampak Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Belabori
Artikel Terkait
Lagi Viral Medsos, Pelaku Curanmor di Palembang Diduga Lepaskan Tembakan saat Kepergok Beraksi, Satu Wanita Jadi Korban
Buku Digital Retrospektif Kota Kreatif Diluncurkan ICCN, Merekam Perjalanan Kota-Kabupaten Kreatif Indonesia
Viral Kasus Videografer Amsal Sitepu, Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Anggap Momentum Menata Sistem Ekonomi Kreatif Indonesia
Sinergitas Pemkab Pulau Taliabu dan ICCN untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Ekosistem Kota/Kabupaten Kreatif
ICCN Bareng Intel, IGVI dan AXIOO Class Program Gelar Pelatihan Eksklusif untuk 158 Guru Vokasi, Sejumlah Skill Ini Dikupas Habis !
Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dan Kementerian Ekonomi Kreatif Dorong Terobosan KUR Berbasis Kekayaan Intelektual
ICCN Bareng Yayasan Lintas Batas Gelar ICF 2026 ! Angkat Boon Pring sebagai Ruang Hidup, Satukan Budaya, Alam dan Ekonomi
ICCN Bakal Gelar Indonesia Culture Festival 2026 di Malang, Hadirkan Persepektif Baru Memahami Kebudayaan
Indonesia Creative Cities Network Buka Open Submission Festival Kreatif ICCN 2026, Apa Tujuannya dan Bagaimana Cara Daftar ?
ICCN Suguhkan Indonesia Culture Festival sebagai Platform Pemajuan Kebudayaan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Kreatif
Perkuat Pengembangan Talenta Kreatif Nasional, ICCN Teken Kerja Sama Strategis dengan Kementerian Ekonomi Kreatif