Sebelum Nikita ditetapkan sebagai tersangka, Ade Ary pernah menyebut pihaknya tengah mengusut dugaan kasus pengancaman melalui media elektronik yang melibatkan Nikita dan Reza.
"Kami menerima laporan polisi dari saudari RGP, tentang dugaan pengancaman melalui media elektronik dan atau pengancaman dan atau TPPU. Terlapornya dalam lidik ya," kata Ade Ary.
Ade Ary menjelaskan, atas ancaman itu Reza merasa ketakutan. Alhasil, pada 14 November 2024, Reza melakukan transfer uang sebesar Rp2 miliar ke sebuah rekening atas arahan terlapor.
Sehari setelahnya atau pada 15 November 2024, atas arahan terlapor, Reza kembali memberikan uang tunai sebesar Rp2 miliar.
"Atas kejadian tersebut, korban merasa telah diperas dan mengalami kerugian sebanyak Rp4 miliar," ucap Ade Ary.
Kasus Nikita vs Reza Berlanjut ke Penyidikan
Setelah dilakukan pendalaman oleh Ditsiber Polda Metro Jaya, kasus dugaan pemerasan Nikita terhadap Reza ditingkatkan statusnya ke tahap penyidikan dan polisi telah memeriksa 10 orang saksi.
Pihak kepolisian juga telah mengamankan beberapa barang bukti berupa dua flashdisk, satu bundel bukti tangkapan layar percakapan via Whatsapp, print out bukti transfer, print out bukti transaksi, salinan lembar kwitansi pembayaran, hingga beberapa handphone.
"Kemudian, selanjutnya, tim penyidik masih terus melakukan proses penyidikan dan kasus ini akan diusut tuntas," ungkap Ade Ary dalam kesempatan yang sama.
Nikita Pernah Dicecar 58 Pertanyaan Penyidik
Dalam kesempatan berbeda, Nikita telah diperiksa polisi selama 12 jam di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis, 6 Februari 2025.
Selama sesi pemeriksaan polisi itu, Nikita mengaku telah dicecar 58 pertanyaan oleh penyidik terkait kasus dugaan pemerasan terhadap pengusaha skincare, Reza Gladys.
Saat ditemui awak media di Polda Metro Jaya, Jumat, 7 Februari 2025 dini hari, Nikita menyebut semua tuduhan itu hanya bualan belaka.
"Siapa yang diperas? Dia (Reza Gladys) ngomong tidak kalau diperas? Ngomong tidak dari mulutnya diperas?" ujar Nikita.
Artikel Terkait
Ramai Viral Tren #KaburAjaDulu, Istana: Merantau ke Luar Negeri Harus Punya Skill
Momen Presiden Prabowo Subianto Beri Hormat ke Para Hakim: Rakyat Kita Berharap Keadilan
Presiden Prabowo Subianto Bilang Dirinya Mengerti Betapa Berat Beban Para Hakim di Indonesia
Hadeh, Ada Ulah Nakal Pengunjung Taman Safari Keluyuran di Area Satwa Lepas. Sebelumnya Pernah Viral Wisatawan Beri Makan Kuda Nil dengan Sampah
4 Tanggapan Istana Soal ‘Aksi Indonesia Gelap’: Prabowo Tepis Pencabutan Beasiswa hingga Mensesneg Imbau Mahasiswa Jangan Serukan Narasi Tak Benar
Sorotan Khusus: Aksi ‘Indonesia Gelap’ yang Bakal Geruduk Istana Negara di Momen Pelantikan Kepala Daerah, Ini 13 Tuntutan Mahasiswa
Jelang Dilantik Menjadi Gubernur Kalbar, Ria Norsan Mohon Doa Masyarakat agar Lancar
Ternyata Bukan Dipecat, Fren ! Satryo Soemantri Mengaku Mengundurkan Diri dari Jabatan Mendiktisaintek
Kini Kenakan Rompi Oren Setelah 4 Kali Mangkir, Wali Kota Semarang Mbak Ita dan Suaminya Yakni Mantan Ketua Komisi D DPRD Jateng Resmi Ditahan KPK
Lagi dan Lagi ! Fariz RM Ditangkap Kasus Narkoba untuk Kali Keempat. Ini Rekam Jejak Berbagai Kasus Kriminalnya yang Mengaku Kecanduan Selama 40 Tahun
Pertama Kali Dalam Sejarah ! 961 Kepala Daerah Kompak Berbaris Rapi saat Pelantikan Serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara
Momen Presiden Prabowo Subianto Salami Satu Persatu 961 Pimpinan Daerah yang Dilantik
Dengar Nih ! Imbauan Presiden Prabowo Subianto ke 961 Kepala Daerah yang Baru Dilantik: Saudara Harus Berjuang Perbaiki Hidup Rakyat
Pesan Presiden Prabowo Subianto Saat Lantik 961 Kepala Daerah: Demokrasi Kita Hidup, Berjalan, Dinamis
Ditugaskan Presiden Prabowo Subianto Terima Aspirasi, Mensesneg Prasetyo Hadi Kompak Nyanyikan “Darah Juang" Bareng Ratusan Mahasiswa
Kenapa Keenan Nasution Tolak Duit Royalti Lagu Nuansa Bening Rp50 Juta dari Vidi Aldiano ? Ini Alasannya
Nikita Mirzani Tersangka Pencemaran Nama Baik ! Ini 5 Kasus Hukum yang Pernah Membuatnya Berhadapan dengan Kepolisian
Belum Terselesaikan ! Permasalahan Gas LPG 3 Kg Masih Jadi PR, Bahlil Lahadalia Sebut 2 Praktik Kecurangan yang Rugikan Negara Rp13 Triliun
Ketika Istana Sibuk Lantik Kepala Daerah, Ada Geliat Aksi 'Indonesia Gelap' yang Diwaspadai 588 Personel Polisi di DKI Jakarta
Bobby Nasution Dilantik Jadi Gubernur Sumut, Intip Momen Pamitan dengan Warga Medan hingga Label 'Gubernur Termuda RI'