KALIMANTANSATU.COM - Debut manis PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) saat pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) tentunya membuat para investor tersenyum lebar pada Selasa (23/9/2025).
Saat open market IDX, harga saham EMAS langsung melejit 25% alias menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Harga saham anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) itu naik 720 poin ke harga 3.600 per lembar.
Sebelumnya, harga penawaran saham EMAS sebesar Rp2.880 per lembar.
Masa penawaran umum EMAS berlangsung pada 17-19 September 2025.
7 underwriter atau penjamin emisi efek ditunjuk dalam IPO EMAS diantaranya PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (TRIM), PT Sinarmas Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, UOB Kay Hian Sekuritas, Aldiracita Sekuritas Indonesia, OCBC Sekuritas Indonesia dan Amantara Sekuritas Indonesia.
Sebagai informasi, PT Merdeka Gold Resources Tbk. melepas 1,62 miliar saham baru atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp2.880 per saham saat penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).
Melalui penawaran itu, maka EMAS menghimpun dana sebesar Rp4,66 triliun.
(*)
Artikel Terkait
Kebahagiaan Diana Dapat Tanda Tangan Prabowo Subianto di New York: 'Saya Fans Die-Hard'
Bikin Investor Ritel Saham Merugi! Aplikasi Growin Mandiri Sekuritas Error saat Open Market 22 September 2025, Ungkapan Kekesalan Hingga Ajakan Pindah
Tindakan Arogan Oknum TNI Pukul Ojol di Pontianak Viral Medsos ! Korban Alami Patah Hidung, Bagaimana Nasib Karier Militer Letda FA Sekarang ?
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sindir Ekonom yang Ragukan Data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen dari BPS, Begini Sentilannya
Terungkap Alasan Inggris Akui Palestina di Tengah Desakan Aneksasi Tepi Barat oleh 2 Menteri Kontroversial Israel
Mengulas Usulan DPR Supaya BGN Tunjuk Sekolah dalam Penyajian MBG, Mungkinkah ?
Desak Pengesahan RUU Ketenagakerjaan hingga Tagih Janji Pembentukan Satgas PHK, Apa Respons Puan Maharani soal Demo Buruh 22 September ?
Ada Usulan DPR untuk Ganti MBG Jadi Uang Tunai, Pihak Istana Kepresidenan Tegaskan Hal Ini
Mengulas Rencana Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang Sebut Bakal Kurangi Tarif Subsidi Listrik Tanpa Menaikkan Harganya, Bagaimana Caranya ?
Memahami Defisit APBN 2025 Rp321,6 Triliun hingga Agustus dan Kondisi Surplus Keseimbangan Primer, Apakah Menjadi Tantangan Fiskal Pemerintah ?