KALIMANTANSATU.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digalakkan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih menjadi sorotan masyarakat.
Di balik program yang ditujukan untuk membangun sumber daya manusia di Indonesia tersebut masih ditemukan beberapa kendala di lapangan.
Berbagai usulan pun muncul untuk memperbaiki kendala yang masih ditemukan, salah satunya adalah terkait pelibatan instrumen sekolah dalam program ini.
Terkini, usulan datang dari Komisi IX DPR yang mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melibatkan sekolah dalam proses penyediaan MBG.
Baca Juga: Muncul Isu 5.000 SPPG Fiktif, BGN Ungkap Proses Verifikasi hingga Kebijakan Roll Back Dapur MBG
Usulan DPR untuk Melibatkan Sekolah dalam Penyaluran MBG
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyebut BGN harus melibatkan sekolah dalam proses penyediaan MBG.
Yahya menilai bahwa keterlibatan sekolah diharapkan bisa menjadi solusi bagi masalah MBG, seperti keracunan massal hingga masalah serapan anggaran yang rendah.
Menurut politikus partai Golkar tersebut, jika BGN menunjuk sekolah maka MBG yang disajikan dapat lebih terjamin kualitasnya.
"Mengingat banyaknya kasus keracunan, perlu dipikirkan alternatif MBG dikelola sekolah bersama komite sekolah," kata Yahya Zaini dalam keterangan pers, Senin 22 September 2025.
Yahya juga menjelaskan bahwa BGN masih mengandalkan keterlibatan mitra seperti yayasan dan UMKM dalam penyaluran MBG.
Pria lulusan Unair itu mengusulkan agar pengelolaan diberikan kepada masing-masing sekolah karena pihak sekolah dinilai lebih memahami karakter anak-anak didiknya.
"Karena akan lebih terjamin higienitas dan keamanannya serta sesuai selera anak-anak sekolah," ujar Yahya.
Minimnya Serapan Anggaran BGN
Artikel Terkait
'Peringatan' Purbaya Yudhi Sadewa ke Kementerian/Lembaga Hingga Akhir Oktober 2025 ! Penyerapan Anggaran Tidak Maksimal Bakal Dialihkan ke Bansos
Tak Perlu Menganggur Lama ! Kini Hasan Nasbi Menjabat Komisaris Pertamina Setelah Dicopot dari Posisi Kepala PCO Presiden, Begini Perjalanan Kariernya
Kebijakan Suntikan Dana Rp200 Triliun ke Bank Himbara Diwanti-wanti KPK Soal Kredit Fiktif, Apa Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ?
Muncul Isu 5.000 SPPG Fiktif, BGN Ungkap Proses Verifikasi hingga Kebijakan Roll Back Dapur MBG
Lagi Matangkan Skema Instensif Menarik bagi Pemilik Simpanan Dollar di Dalam Negeri, Begini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Kebahagiaan Diana Dapat Tanda Tangan Prabowo Subianto di New York: 'Saya Fans Die-Hard'
Bikin Investor Ritel Saham Merugi! Aplikasi Growin Mandiri Sekuritas Error saat Open Market 22 September 2025, Ungkapan Kekesalan Hingga Ajakan Pindah
Tindakan Arogan Oknum TNI Pukul Ojol di Pontianak Viral Medsos ! Korban Alami Patah Hidung, Bagaimana Nasib Karier Militer Letda FA Sekarang ?
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sindir Ekonom yang Ragukan Data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen dari BPS, Begini Sentilannya
Terungkap Alasan Inggris Akui Palestina di Tengah Desakan Aneksasi Tepi Barat oleh 2 Menteri Kontroversial Israel