Mengulas Usulan DPR Supaya BGN Tunjuk Sekolah dalam Penyajian MBG, Mungkinkah ?

photo author
- Senin, 22 September 2025 | 18:52 WIB
Foto ilustrasi tumpukan food tray untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Kalimantansatu.com/Dok. IG @badangizinasional.ri)
Foto ilustrasi tumpukan food tray untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Kalimantansatu.com/Dok. IG @badangizinasional.ri)

KALIMANTANSATU.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digalakkan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih menjadi sorotan masyarakat.

Di balik program yang ditujukan untuk membangun sumber daya manusia di Indonesia tersebut masih ditemukan beberapa kendala di lapangan.

Berbagai usulan pun muncul untuk memperbaiki kendala yang masih ditemukan, salah satunya adalah terkait pelibatan instrumen sekolah dalam program ini.

Terkini, usulan datang dari Komisi IX DPR yang mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melibatkan sekolah dalam proses penyediaan MBG.

Baca Juga: Muncul Isu 5.000 SPPG Fiktif, BGN Ungkap Proses Verifikasi hingga Kebijakan Roll Back Dapur MBG

Usulan DPR untuk Melibatkan Sekolah dalam Penyaluran MBG

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyebut BGN harus melibatkan sekolah dalam proses penyediaan MBG.

Yahya menilai bahwa keterlibatan sekolah diharapkan bisa menjadi solusi bagi masalah MBG, seperti keracunan massal hingga masalah serapan anggaran yang rendah.

Menurut politikus partai Golkar tersebut, jika BGN menunjuk sekolah maka MBG yang disajikan dapat lebih terjamin kualitasnya.

"Mengingat banyaknya kasus keracunan, perlu dipikirkan alternatif MBG dikelola sekolah bersama komite sekolah," kata Yahya Zaini dalam keterangan pers, Senin 22 September 2025.

Yahya juga menjelaskan bahwa BGN masih mengandalkan keterlibatan mitra seperti yayasan dan UMKM dalam penyaluran MBG.

Pria lulusan Unair itu mengusulkan agar pengelolaan diberikan kepada masing-masing sekolah karena pihak sekolah dinilai lebih memahami karakter anak-anak didiknya.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sindir Ekonom yang Ragukan Data Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen dari BPS, Begini Sentilannya

"Karena akan lebih terjamin higienitas dan keamanannya serta sesuai selera anak-anak sekolah," ujar Yahya.

Minimnya Serapan Anggaran BGN

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X