Kabar Saham Hari Ini : Terjawab! Apa Penyebab Perbedaan Informasi Kepemilikan Saham Zurich Asuransi Indonesia di Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) ?

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 08:57 WIB
Kabar Saham Hari Ini : Terjawab! Apa Penyebab Perbedaan Informasi Kepemilikan Saham Zurich Asuransi Indonesia di Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) ? (Tim Produksi Kalimantansatu.com)
Kabar Saham Hari Ini : Terjawab! Apa Penyebab Perbedaan Informasi Kepemilikan Saham Zurich Asuransi Indonesia di Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) ? (Tim Produksi Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) memberikan penjelasan terkait penyebab perbedaan informasi kepemilikan saham PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (ZADI) pada perseroan.

ADMF memang tidak memasukkan ZADI (sebagai pemilik 0,42% saham di Perseroan) ke dalam kategori pemegang saham masyarakat (public) di dalam Tambahan Informasi atas Ringkasan Rancangan Penggabungan Perseroan tanggal 30 Juni 2025, dengan pertimbangan bahwa pada saat proses pengajuan permohonan pernyataan efektif penggabungan usaha antara PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk dan PT Mandala Multifinance Tbk.

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : Perusahaan Jepang SBI Holding Inc Borong Saham AMAR Rp238,2 Miliar ! Segini Kepemilikannya di Bank Amar Indonesia Sekarang

"Perseroan diminta agar tidak menggabungkan pemegang saham yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan atau pemegang saham pengendali Perseroan yaitu PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDI) ke dalam kategori pemegang saham masyarakat (public)," ungkap Corporate Secretary ADMF, Veronika Dyah Puspitaningrum dalam penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Kalimantansatu.com pada Kamis (9/10/2025).

"Terkait hal tersebut, berdasarkan self-assessment yang dilakukan Perseroan, terdapat potensi bahwa BDI (selaku pemilik 19,81% saham di ZADI) dianggap memiliki hubungan afiliasi dengan ZADI. Berdasarkan hal tersebut, maka Perseroan tidak memasukkan ZADI (sebagai pemilik 0,42% saham di Perseroan) ke dalam kategori pemegang saham masyarakat (public) Perseroan," jelasnya.

Sehubungan dengan hal di atas, lanjut dia, ADMF akan melakukan perbaikan terhadap Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2025 yang telah disampaikan sebelumnya.

Langkah ini dilakukan agar mencerminkan klasifikasi kepemilikan saham yang sesuai dengan yang telah disebutkan didalam Tambahan Informasi atas Ringkasan Rancangan Penggabungan Perseroan tanggal 30 Juni 2025.

Baca Juga: Kabar Saham Hari Ini : Saham SCMA Naik 219,4% Sejak 25 Juni 2025 ! Kini Terpantau, Elang Mahkota Teknologi (EMTK) Terus Borong Saham Surya Citra Media

Ia memaparkan, sesuai dengan Laporan Biro Administrasi Efek susunan pemegang saham Perseroan per tanggal 1 Oktober 2025 (tanggal efektif Penggabungan Usaha), maka PT Bank Danamon Indonesia Tbk memiliki saham ADMF sebanyak 920.700.000 lembar atau 74,50%.

Lalu MUFG Bank Ltd sebanyak 233.863.559 lembar atau 18,93%, serta PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk sebanyak 9.816.154 lembar atau 0,79% (merupakan saham yang diperoleh dari hasil buyback atas pemegang saham Perseroan dan PT Mandala Multifinance Tbk yang tidak menyetujui penggabungan usaha/merger).

Kemudian, PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk sebanyak 4.204.800 lembar saham atau 0,34% dan Masyarakat/Public sebanyak 67.218.596 lembar atau 5,44% (termasuk 100.000 lembar saham scrip).

Dengan tidak dimasukkannya ZADI ke dalam kategori pemegang saham masyarakat (public) Perseroan sesuai dengan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 1 Oktober 2025, maka jumlah saham free float Perseroan saat ini sesuai ketentuan Peraturan No. I-A BEI adalah sejumlah 67.118.596 saham atau 5,44% (tidak memperhitungkan saham ZADI yang telah dipisahkan dari kategori pemegang saham masyarakat (public) Perseroan).

"Dengan berkurangnya saham free float Perseroan sebagai akibat dari pelaksanaan Penggabungan Usaha, Perseroan akan memenuhi ketentuan minimum saham free float sebesar 7,5% sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan No. I-A BEI paling lambat pada tanggal 31 Maret 2026 sesuai dengan Surat BEI No. S-10854/BEI.PP1/09-2025 tanggal 17 September 2025," tegasnya.

Veronika Dyah Puspitaningrum menambahkan, ZADI pertama kali memiliki saham Perseroan pada bulan Maret 2004 dengan jumlah 765.000 saham dan setelah melalui beberapa proses penjualan dan pembelian di Bursa.

"Kepemilikan ZADI atas saham ADMF saat ini menjadi 4.204.800 saham atau 0,34%," timpalnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X