KALIMANTANSATU.COM - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membukukan kinerja keuangan yang kuat pada kuartal pertama tahun 2026 (Q1 2026) dengan pertumbuhan yang signifikan di seluruh indikator keuangan utama.
ERAA mencatatkan penjualan neto meningkat 41,12% secara year-on-year (YoY) menjadi Rp22,4 triliun, sementara laba bersih melonjak 133,49% yang mencerminkan efektivitas strategi diversifikasi dan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan momentum pasar secara optimal.
Adapun ringkasan inti kinerja keuangan Perseroan sebagai berikut:
• Penjualan neto tercatat sebesar Rp22,4 triliun, meningkat 41,12% dibandingkan Rp15,9 triliun pada Q1 2025.
• Laba bruto tercatat sebesar Rp2,39 triliun, meningkat 33,07% secara YoY.
• Laba bersih tercatat sebesar Rp495,6 miliar, melonjak 133,49% dibandingkan Q1 2025.
• Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp452,7 miliar, meningkat 122,73% secara YoY.
Baca Juga: IFG Dorong Industri Batik Berkelanjutan Melalui Solusi Instalasi Pengolahan Air Limbah di Bantul
Hasan Aula, Deputy Group CEO PT Erajaya Swasembada Tbk, menyampaikan bahwa memasuki tahun ke-30 Erajaya, pencapaian ini menegaskan bahwa fondasi yang telah kami bangun selama tiga dekade kini semakin mengakselerasi pertumbuhan.
"Kinerja solid di Q1 2026 mencerminkan efektivitas strategi diversifikasi yang dijalankan secara konsisten, didukung oleh penguatan portofolio merek, ekspansi jaringan ritel yang terukur, serta semakin kuatnya kontribusi dari berbagai vertikal bisnis. Dengan ekosistem ritel yang semakin terintegrasi dan portofolio merek yang terus berkembang, kami optimis membangun pertumbuhan yang semakin kuat ke depan," kata Hasan, Kamis (30/4/2026).
Dari sisi kontribusi bisnis, segmen cellular phones & tablet tetap menjadi penopang utama pendapatan Perseroan.
Tingginya aktivitas konsumsi selama periode Tahun Baru Imlek dan Ramadan di kuartal pertama ini turut memberikan dorongan positif bagi kinerja Perseroan, khususnya di kategori seperti aksesori maupun produk gaya hidup.
Di luar segmen handset, kata Hasan, vertikal bisnis Erajaya Active Lifestyle dan Erajaya Food & Nourishment terus meningkatkan kontribusinya terhadap kinerja keseluruhan, mencerminkan strategi diversifikasi yang dijalankan Perseroan secara konsisten.
Artikel Terkait
IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo Karena Dorong UMKM Naik Kelas secara Berkelanjutan
Kinerja PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) di Kuartal I 2026 Catatkan Pertumbuhan Pendapatan Bersih Rp5 Triliun, Ini Penjelasan Manajemen
Mengintip Kinerja Keuangan Puradelta Lestari di Kuartal I 2026: Pendapatan Usaha Melonjak Lebih Dari 100%, Bos DMAS Beberkan Target Pencapaian Lainnya
Prodia Widyahusada Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid di Kuartal I, Laba Bersih PRDA Tumbuh Lebih dari 150% ! Manajemen Ungkap Rinciannya
Siloam International Hospital Bikin Rekor di Kinerja Keuangan Kuartal I 2026 ! Bos SILO Beberkan Capaian Utama dan Inisiatif Strategis yang Dilakukan
Imbas Tekanan Pasar Aset Kripto ! Kinerja Indokripto Koin Semesta Terdampak pada Kuartal I 2026, Begini Penjelasan Bos COIN
April 2026, Kinerja Industri Pengolahan Nasional Masih Tunjukkan Ketahanan di Tengah Dinamika Global ! Jubir Kemenperin Beberkan Variabel IKI
Kinerja Sektor Industri Manufaktur Indonesia Terus Tunjukkan Tren Positif ! Cek, Kemenperin Beberkan Data dan Perkembangan Terkini