KALIMANTANSATU.COM - PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) rampung menggelar Public Expose Insidentil pada Rabu 8 Oktober 2025.
Dalam forum tersebut terungkap strategi REAL untuk mencapai target kinerja hingga akhir tahun 2025.
Untuk mencapai target kinerja hingga akhir tahun 2025, REAL fokus pada percepatan penjualan dan pembangunan dari proyek existing.
REAL juga menjalankan strategi pertumbuhan non-organik, salah satunya dengan masuk ke segmen pasar MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) yang dinilai cukup potensial, mengingat tingkat backlog-nya yang cukup tinggi.
"Adapun dalam pelaksanaannya, kami menjajaki kerja sama dengan Riscon yang memiliki lahan siap bangun, sehingga proses pengembangan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien. Langkah ini diharapkan dapat berjalan pada kuartal IV dan menjadi pendorong bagi peningkatan kinerja keuangan Perseroan ke depan," ungkap Direktur PT Repower Asia Indonesia Tbk Sjafardamsah saat Public Expose Insidentil.
REAL bekerja sama dengan Riscon sebagai bagian dari upaya untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan tiga juta rumah bagi masyarakat, khususnya di segmen MBR.
Pihaknya melihat ini sebagai peluang yang strategis untuk bisa berkontribusi sekaligus memperluas pasar Perseroan.
"Saat ini, kami dan Riscon tengah menjajaki kemungkinan kerja sama operasional bersama atau KSO. Dalam hal ini, Riscon memiliki lahan yang sudah siap untuk dibangun, sementara Perseroan akan berperan dalam proses pengembangan, pembangunan, dan pemasarannya," jelasnya.
"Dengan sinergi ini, kami berharap proses realisasi proyek dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat tidak hanya bagi Perseroan, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak," timpalnya.
Peningkatan Laba Bersih
Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2025, menunjukkan peningkatan laba bersih PT Repower Asia Indonesia Tbk dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Terkait hal ini, kata Sjafardamsah, REAL akan menjaga keberlanjutan tren positif kinerja untuk meningkatkan laba bersih dengan tetap berfokus pada pengembangan bisnis inti, khususnya proyek hunian yang sesuai dengan kebutuhan pasar, meningkatkan efektivitas strategi pemasaran dan penjualan, serta memperkuat efisiensi operasional.
"Perseroan akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan dan risiko, serta melakukan inovasi dalam pengembangan proyek untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan," tegasnya.
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : Van Eck Associates Corporation Borong Saham BRMS Rp42,3 Miliar ! Segini Jumlah Kepemilikan di Bumi Resources Minerals Sekarang
Kabar Saham Hari Ini : Chandra Daya Investasi (CDIA) Beli 50,99% Saham PT Chandra Shipping International (CSI) dan PT Marina Indah Maritim (MIM)
Kabar Saham Hari Ini : Barito Renewables Energy (BREN) Rampungkan Proyek Retrofit PLTP Salak, Kapasitas Bauran Energi Terbarukan Meningkat
Kabar Saham Hari Ini : Geoprima Solusi Ungkap Rencana Akuisisi Mayoritas Saham GSPO oleh Calon Investor Dalam 3 Bulan ke Depan, Siapa ?
Kabar Saham Hari Ini : Direktur BCA Santoso Beli Saham BBCA Rp750 Juta, Segini Total Kepemilikannya Sekarang
Kabar Saham Hari Ini : PT Multi Artha Pratama Jual Saham PANI Rp2,5 T ! Apa Tujuannya Hingga Kepemilikan Saham di Pantai Indah Kapuk Dua Turun 1,05% ?
Kabar Saham Hari Ini : Saham SCMA Naik 219,4% Sejak 25 Juni 2025 ! Kini Terpantau, Elang Mahkota Teknologi (EMTK) Terus Borong Saham Surya Citra Media
Kabar Saham Hari Ini : Perusahaan Jepang SBI Holding Inc Borong Saham AMAR Rp238,2 Miliar ! Segini Kepemilikannya di Bank Amar Indonesia Sekarang
Kabar Saham Hari Ini : Terjawab! Apa Penyebab Perbedaan Informasi Kepemilikan Saham Zurich Asuransi Indonesia di Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) ?
Kabar Saham Hari Ini : Hasil Keputusan RUPSLB, Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) Tetapkan Susunan Direksi Terbaru