KALIMANTANSATU.COM - PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) mengumumkan rencana pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan posisi keuangan Perseroan.
Nantinya, PMTHMETD masih menunggu persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Berdasarkan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), FOLK berencana mengeluarkan sebanyak- banyaknya 394.814.146 (tiga ratus sembilan puluh empat juta delapan ratus empat belas ribu seratus empat puluh enam) lembar saham dengan nilai nominal Rp20 per saham atau sebesar maksimum 10% dari jumlah saham yang telah disetor dan ditempatkan dalam Perseroan pada tanggal Keterbukaan Informasi ini melalui PMTHMETD.
Baca Juga: Lagi Negoisasi ! Asri Karya Lestari Bakal Punya Pengendali Baru, Siapa Calon Pembeli Saham ASLI ?
"Melalui PMTHMETD, Perseroan diharapkan akan mendapatkan alternatif sumber pendanaan untuk kepentingan bisnis/kegiatan usaha Perseroan dan/atau perusahaan anak Perseroan," dikutip Kalimantansatu.com pada Jumat (28/11/2025).
Seluruh dana yang diterima Perseroan dari pelaksanaan PMTHMETD, setelah dikurangi biaya-biaya terkait PMTHMETD, akan digunakan oleh Perseroan dan/atau entitas anak Perseroan untuk:
a. Pengembangan usaha melalui investasi yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan/atau entitas anak Perseroan kedepannya; dan
b. Kebutuhan modal kerja dan kegiatan umum usaha Perseroan dan/atau entitas anak Perseroan (General Corporate Purposes).
Pada saat penyusunan Keterbukaan Informasi ini, FOLK belum memiliki penentuan akhir atas calon pihak penerima investasi dan/atau bentuk investasi yang akan dilakukan, sehingga rencana penggunaan dana hasil PMTHMETD bersifat umum dan akan disesuaikan dengan kebutuhan aktual Perseroan dan/atau entitas anak Perseroan.
(*)
Artikel Terkait
Kabar Saham Hari Ini : Dorong Transisi Energi Terbarukan, Chandra Daya Investasi (CDIA) Operasionalkan PLTS 4,7 MWp Lewat Krakatau Chandra Energi
Kabar Saham Hari Ini : Usung Semangat Streaming The New Asia, VISION+ dan iQIYI Hadirkan Paket Combo Asia. Apa itu dan Berapa Harganya ?
Kabar Saham Hari Ini : M Cash Integrasi Jual Saham PT Satu Buat Negeri ke DMMX dan PT Digital Consumer Engagement, Segini Rincian Transaksi MCAS
Apa itu Support dan Resistance Saham ? Trader dan Investor Harus Tahu Bagaimana Contoh Penerapannya dengan Melihat Grafik Perdagangan
4 Cara Menentukan Support Saham Sebelum Membeli ! Investor dan Trader Bisa Coba Pakai Metode Ini
Kabar Saham Hari Ini : Anak Usaha Centratama Telekomunikasi Indonesia (CENT) Teken Perjanjian Kredit Rp100 M dari Bank Danamon, Digunakan Untuk Apa ?
Kabar Saham Hari Ini : Clipan Finance Indonesia Kena Serangan Siber, Manajemen CFIN Lakukan Langkah Ini
Kabar Saham Hari Ini : RAFI Dicecar BEI Terkait Gugatan Pailit di Pengadilan Niaga Jakpus, Begini Penjelasan Manajemen Sari Kreasi Boga
Kapan Suspensi Saham PPRO Lepas dari Papan FCA BEI ? Dirut PP Properti Dyah Rahadyannie Sampaikan Upaya Manajemen
Lagi Negoisasi ! Asri Karya Lestari Bakal Punya Pengendali Baru, Siapa Calon Pembeli Saham ASLI ?