KALIMANTANSATU.COM - Manajemen PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFAA) memberikan penjelasan terhadap perubahan lebih dari 20 persen pada total aset Perseroan.
Berdasarkan Laporan Keuangan Audit Konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir di tanggal tersebut, total aset emiten berkode ticker GMFI itu per 31 Desember 2025 adalah sebesar USD812.980.121.
Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar USD388.349.918 atau setara dengan 91,6% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Kenaikan ini paling besar disebabkan oleh hasil penambahan modal non tunai dari pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II)," ungkap Corporate Secretary & Legal Group Head GMFI Rian Fajar Isnaeni di Tangerang, Kamis (2/4/2026).
Manajemen GMFI berpendapat, perubahan tersebut sejalan dengan strategi bisnis Perseroan serta tidak berdampak pada penurunan kinerja Perseroan.
"Perseroan mampu menjaga rasio utang melalui pengelolaan likuiditas yang baik," timpalnya.
Sebagai informasi, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) adalah Perseroan yang bergerak di bidang Jasa Perawatan, Reparasi dan Overhail Pesawat Udara serta Pendukungnya, Perdagangan, Perindustrian, Pergudangan.
GMFI merupakan anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang didirikan pada 26 April 2002.
(*)
Artikel Terkait
Dahsyat ! Pesta Rakyat Perdana di Monas, Produk Ekraf Banten Tembus 14 Ribu Paket
Berbagi Kebahagiaan di Momen Lebaran 2026, Seskab Teddy Klaim Bazar Rakyat di Monas Dihadiri 200 Ribu Orang, Beri Hiburan Masyarakat dan Hidupkan UMKM
Viral Kasus Videografer Amsal Sitepu, Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Anggap Momentum Menata Sistem Ekonomi Kreatif Indonesia
Tembus 4,3 Juta Ton ! Stok Beras Indonesia Bikin Rekor Tertinggi Dalam Sejarah, Mentan Amran Sulaiman Prediksi April Bakal Segini Produksinya
Menuju Kemandirian Energi Nasional, Kementan Genjot Hilirisasi Sektor Pertanian Melalui Penguatan Biofuel dan Bioetanol
Stock Split DSSA Sebentar Lagi ! Manajemen PT Dian Swastatika Sentosa Tbk Beberkan Jadwal dan Rasionya, Saham Lama Jadi Berapa Saham Baru ?
Laporan Keuangan BLES Tahun 2025 : Pendapatan Bersih Capai Rp1,5 Triliun ! Berapa Penjualan Bata Ringan dan Semen Mortar PT Superior Prima Sukses Tbk?
Sari ROTI Bakal Garap Bisnis Baru Bidang Industri Ransum Makanan Hewan, Apa Tujuan Manajemen Nippon Indosari Corpindo ?
Apa Saja ? PT Segar Kumala Indonesia Tbk Bakal Tambah 3 Bidang Usaha Baru ! Diklaim Bisa Berkontribusi Positif Terhadap Kinerja Keuangan BUAH
Laba Bersih MEDC Turun ! Apa Penyebabnya ? Cek Kinerjanya, Medco Energi Internasional Rilis Laporan Keuangan 2025