Portofolio investasi bukan sesuatu yang dibiarkan begitu saja setelah dibeli. Seiring berjalannya waktu, pergerakan harga pasar akan merusak porsi alokasi awal yang sudah Anda rencanakan.
Sebagai contoh: Anda menetapkan alokasi 50% RDS dan 50% RDPU. Ketika pasar saham melonjak drastis (bullish), porsi RDS Anda mungkin membengkak menjadi 70% dari total aset. Kondisi ini membuat portofolio Anda menjadi jauh lebih berisiko dari rencana awal.
Lakukan Rebalancing berkala (misalnya 1 tahun sekali) dengan cara:
- Menjual sebagian keuntungan dari reksa dana yang porsinya membengkak.
- Memindahkan dana hasil penjualan tersebut ke reksa dana yang porsinya menyusut agar kembali ke rasio ideal awal Anda.
Perlu dipahami, menyusun portofolio reksa dana bukan tentang menebak produk mana yang akan memberikan keuntungan tertinggi bulan depan, melainkan membangun disiplin alokasi aset yang sesuai dengan usia dan tingkat kenyamanan Anda terhadap risiko.
Dengan kombinasi yang tepat antara Reksa Dana Pasar Uang, Pendapatan Tetap, dan Saham, Anda dapat menikmati pertumbuhan finansial secara optimal tanpa perlu mengorbankan ketenangan pikiran.
(Prabu Warah)
Artikel Terkait
Sufmi Dasco Ahmad Fasilitasi Mediasi Serikat Pekerja PT SGN dengan Manajemen, Tuntaskan Tuntutan Aspirasi Karyawan
Alamak ! 3 Pejabat PDAM Bekasi Diduga Korupsi Proyek Pipa Air Bersih, Bikin Negara Boncos Rp4,5 Miliar
Persiapan DIKPI Bentuk Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia, Menjadi Wadah Kolaboratif Penyelenggara Ilmu Kepolisian
Prabowo Ajak Warga Pakai Atap Ramah Lingkungan, Ternyata Sejalan dengan Program 'Ganti Atap' Kolaborasi Promedia Group Bersama SKI Pakai Alduro
Pakar Soroti Aspek Konstitusional dan Metodologi Audit BPKP, Jangan Ada Lagi Korban Ketidakpastian Hukum Kerugian Negara
Kini Program Ganti Atap Rumah Wartawan Sampai ke Tasikmalaya ! Cerita Jurnalis Mediapriangan.com Selama 1,5 Tahun Hidup di Bawah Atap Bocor
Bukan Keterbatasan ! Tak Perlu Lahan Luas, Hidroponik Sumbu Jadi Solusi Bertani di Perkotaan
Sinking Fund vs Emergency Fund: Strategi 'Kantong Ajaib' Agar Tabungan Utama Tak Pernah Jebol ! Keuangan Kamu Sering Goyah Setiap Akhir Tahun Tiba ?
Dilema Pelunasan KPR: KPR Tenor Panjang + Investasi vs Pelunasan Dipercepat, Lebih Baik Pakai Strategi Mana?
Anatomi Deposito BPR vs Bank Umum: Mana yang Lebih Aman untuk Imbal Hasil Maksimal ?