KALIMANTANSATU.COM - "Makan tabungan" atau dissaving adalah kondisi ketika seseorang terpaksa menggunakan simpanan masa depan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari akibat laju inflasi atau penurunan pendapatan relatif.
Penyebab fenomena makan tabungan diantaranya, kenaikan harga barang pokok yang tidak seimbang dengan kenaikan pendapatan.
Kemudian, gaya hidup lifestyle creep. Pada kondisi ini, terjadi peningkatan pengeluaran seiring peningkatan usia/kebutuhan.
Penyebab lainnya, yakni kurangnya alokasi dana darurat terpisah.
4 Langkah Menghentikan Tergerusnya Tabungan
Fenomena makan tabungan ini kerap dialami oleh sejumlah orang.
Namun, ada cara menghentikan fenomena makan tabungan, diantaranya sebagai berikut:
- Audit Pengeluaran Rutin: Kelompokkan pengeluaran wajib (needs) dan pengeluaran opsional (wants).
- Otomatisasi Tabungan di Awal Bulan: Transfer dana tabungan begitu gaji masuk, bukan menyisakan sisa akhir bulan.
- Pindahkan Dana Darurat ke Instrumen Likuid Kategori Tabungan Berjangka: Pisahkan dana darurat dari rekening operasional harian.
- Evaluasi Langganan Digital: Hentikan keanggotaan/layanan langganan yang jarang digunakan.
(Prabu Warah)
Artikel Terkait
Sulap Hutan Pinus Gowa Jadi Basecamp ICCN Sulawesi di Desa Belabori: Ruang Kolaborasi Ekonomi Kreatif Berbasis Alam
Berita Duka: Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal Dunia di Usia 58 Tahun, Begini Kronologi Penemuan Jenazah, Dugaan Penyebab Hingga Profil
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pjs ! Mensesneg Prasetyo Hadi Beri Konfirmasi
Rekam Jejak Destry Damayanti, Profil dan Sosok Pengganti Perry Warjiyo di Kursi Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia Ini Ternyata Berpengalaman
Menjadi Motor Penggerak Program 3 Juta Rumah, Penyaluran KUR Perumahan BRI Tembus Rp10,6 Triliun ! Dapat Apresiasi dari Menteri PKP Maruarar Sirait
Tinjau Sekolah Rakyat 2 Surabaya, Kepala Bakom Qodari Sebut Fasilitas Mewah Ini Gratis untuk Keluarga Kurang Mampu
Digitalisasi Bansos Temukan 25 Ribu KK Salah Sasaran dan 51 Ribu Penerima Baru di Surabaya, Kepala Bakom Qodari: Hari Ini Mereka Mendapatkan Keadilan
Bansos Tanpa Celah! Kepala Bakom Qodari Jajal Portal Perlinsos Berbasis Face Recognition dan Data Lintas Lembaga
Transformasi BRIvolution Reignite Semakin Akseleratif, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian Nasional
Awas Modus Manipulasi Psikologis! 5 Ciri Kejahatan Social Engineering Perbankan dan Cara Menangkalnya