KALIMANTANSATU.COM - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, meninjau langsung pelaksanaan program Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, pada Selasa (28/7/2026).
Langkah ini dilakukan untuk mengawal program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mentransformasi tata kelola dana perlinsos APBN senilai Rp1.300 triliun.
Hasilnya, integrasi data digital di Surabaya berhasil mencoret 25 ribu Kartu Keluarga (KK) yang tidak berhak sekaligus menjaring 51 ribu KK baru yang layak menerima bansos.
Surabaya mencetak angka verifikasi tertinggi hingga 28 Juli 2026, yakni mencapai 99,82% dari total 1.001.688 Kartu Keluarga (KK).
Kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Pemkot Surabaya juga membuat verifikasi tuntas hanya dalam hitungan hari.
Urgensi Digitalisasi Anggaran Perlinsos Rp1.300 Triliun
Muhammad Qodari menegaskan, porsi anggaran perlindungan sosial yang mencapai hampir 30 persen dari total APBN memerlukan pengawasan dan mekanisme penyaluran yang presisi, objektif, serta akuntabel.
"Kami datang ke Surabaya untuk melihat secara langsung program strategis pemerintah Presiden Prabowo, yaitu Digitalisasi Bansos. Program ini ditujukan agar anggaran perlindungan sosial yang sangat besar benar-benar menjangkau sasaran secara tepat dan adil. Yang berhak menerima harus menerima, sementara yang tidak memenuhi syarat tidak mendapatkan bantuan," ungkap Qodari, dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).
Isu klasik mengenai salah sasaran — di mana warga mampu tercatat sementara warga miskin justru terlewat— menjadi alasan utama dilakukannya pembenahan data berbasis digital secara terpadu antar-lembaga.
Apresiasi Kolaborasi Lintas Daerah dan Pemulihan Hak Warga
Dari peninjauan di Kecamatan Tambaksari, Qodari mengapresiasi kinerja sinergis antara Pemkot Surabaya, perangkat kecamatan, hingga kementerian terkait yang memicu efisiensi pendataan lapangan.
"Kami melihat pelaksanaannya sudah hampir selesai. Insyaallah satu sampai dua hari lagi seluruh kepala keluarga di Surabaya sudah terdaftar. Yang juga menarik adalah kolaborasi antardinas dengan kecamatan yang berjalan sangat baik sehingga program ini dapat dilaksanakan secara efektif," ujarnya.
Artikel Terkait
Menilik Kinerja Semester 1 BTPN Syariah Tahun 2026: Konsisten Perbaiki Kualitas, Pembiayaan Tumbuh 9%
Kinerja Kuartal II 2026 BMRI: Laba Bersih Bank Mandiri Tembus Rp30,4 Triliun Ditopang Penyaluran Kredit dan Sinergi Ekosistem Penggerak Ekonomi Negeri
Alit Suwirya Terpilih Aklamasi Pimpin ATVLI 2026–2030: Nahkoda Baru Televisi Lokal di Era Digital
Berawal dari Video Viral, Aksi 'The Guardians of The River' Sapu 7 Ton Sampah di Sungai Musi
Sulap Hutan Pinus Gowa Jadi Basecamp ICCN Sulawesi di Desa Belabori: Ruang Kolaborasi Ekonomi Kreatif Berbasis Alam
Berita Duka: Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal Dunia di Usia 58 Tahun, Begini Kronologi Penemuan Jenazah, Dugaan Penyebab Hingga Profil
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Pjs ! Mensesneg Prasetyo Hadi Beri Konfirmasi
Rekam Jejak Destry Damayanti, Profil dan Sosok Pengganti Perry Warjiyo di Kursi Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia Ini Ternyata Berpengalaman
Menjadi Motor Penggerak Program 3 Juta Rumah, Penyaluran KUR Perumahan BRI Tembus Rp10,6 Triliun ! Dapat Apresiasi dari Menteri PKP Maruarar Sirait
Tinjau Sekolah Rakyat 2 Surabaya, Kepala Bakom Qodari Sebut Fasilitas Mewah Ini Gratis untuk Keluarga Kurang Mampu