Misi Dagang Kalbar-Jatim 2026: Dorong Hilirisasi Komoditas dan Buka Peluang Pelaku Usaha, Jalin Kemitraan Strategis

photo author
Mas Abo Real, Kalimantan Satu
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:59 WIB
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) secara resmi mempererat hubungan perdagangan dan investasi antardaerah melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). (Dok.  Prokopim Pemprov Kalbar)
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) secara resmi mempererat hubungan perdagangan dan investasi antardaerah melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). (Dok. Prokopim Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAKPemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) secara resmi mempererat hubungan perdagangan dan investasi antardaerah melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh Gubernur Kalbar, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dalam ajang Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Aula Hotel Novotel Pontianak, Selasa (11/8/2026).

Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa hubungan bisnis antara kedua provinsi dirancang dengan prinsip saling menguntungkan dan melengkapi.

Kalbar tidak semata-mata menjadi pasar bagi produk Jatim, melainkan juga bertindak sebagai pemasok komoditas utama, bahan baku, hingga barang hilir untuk menopang rantai pasok industri Jawa Timur.

“Kerja sama ini bukan hubungan satu arah. Kalimantan Barat juga siap menjadi pemasok bagi Jawa Timur. Komoditas, bahan baku, maupun produk hilir Kalimantan Barat dapat menjadi bagian dari rantai pasok industri dan perdagangan Jawa Timur,” ungkap Ria Norsan.

Baca Juga: Sinergi Jatim-Kalbar: Strategi Khofifah dan Dekranasda Bawa Produk Lokal Naik Kelas, Dorong Kolaborasi UMKM

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, beserta seluruh rombongan di Kalimantan Barat. Kegiatan ini merupakan kehormatan sekaligus momentum penting untuk mempererat hubungan dan memperluas kerja sama ekonomi antara Jawa Timur dan Kalimantan Barat,” timpalnya.

Norsan menambahkan, forum Misi Dagang ini bernilai sangat strategis karena berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan potensi daerah dengan kebutuhan pasar, serta mempertemukan para pengusaha dengan calon investor.

“Kita ingin membangun hubungan yang saling membutuhkan, saling menguatkan, dan saling menguntungkan,” tegasnya.

Keunggulan Geografis dan Kinerja Ekonomi Kalbar

Secara geografis, Kalimantan Barat memiliki wilayah seluas 147.307 kilometer persegi yang mencakup 14 kabupaten/kota.

Berbatasan langsung dengan Malaysia serta terkoneksi dengan Laut Natuna dan Selat Karimata, Kalbar memiliki posisi krusial sebagai gerbang ekonomi regional dan kawasan antarnegara.

Baca Juga: Kinerja dan Popularitas Mentereng, Seskab Teddy Indra Wijaya Masuk 3 Besar Pejabat Berkinerja Terbaik versi Hasil Survei IPO

Kondisi geografis tersebut berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang positif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mas Abo Real

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X