investasi

INET Akuisisi 53,57% Saham PADA dari Kopindosat ! Manajemen Sinergi Inti Andalan Prima Beberkan Alasan Beli 1,68 M Lembar Saham PT Personel Alih Daya

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:34 WIB
INET Akuisisi 53,57% Saham PADA dari Kopindosat ! Manajemen Sinergi Inti Andalan Prima Beberkan Alasan Beli 1,68 M Lembar Saham PT Personel Alih Daya (Kalimantansatu.com)

KALIMANTANSATU.COM - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi mengakuisisi 53,57% saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) yang dimiliki oleh Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk (Kopindosat).

Jumlah saham PADA yang dibeli INET sebanyak 1.687.455.000 (1,68 Miliar) lembar saham.

Nilai transaksi tersebut sebesar Rp106.390.655.000 (Rp106,3 Miliar) atau sebesar 29,41% dari nilai ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Suharli, Sugiharto & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian, yang oleh karenanya dikategorikan sebagai Transaksi Material berdasarkan POJK 17/2020.

Baca Juga: Ada Rencana Buyback Saham IMPC Rp500 M, Begini Penjelasan Manajemen Impack Pratama Industri

Direktur Utama INET Muhammad Arif memastikan tidak terdapat hubungan afiliasi antara INET selaku Pembeli dan Kopindosat selaku Penjual.

Ia membeberkan pertimbangan dan alasan dilakukannya transaksi ini.

"Melalui akuisisi PADA, Perseroan dapat memperluas portofolio bisnisnya dari layanan digital dan teknologi murni ke layanan operasional berbasis tenaga kerja yang luas. Ini memungkinkan INET untuk memasuki segmen outsourcing dan manajemen SDM, yang selama ini berjalan terpisah dari lini inti bisnis teknologi," ungkapnya dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (3/2/2026).

Langkah tersebut bukan sekedar diversifikasi, tetapi juga memperluas lini pendapatan dan potensi sinergi baru antara solusi digital dan tenaga kerja manusia — terutama dalam layanan managed service, digital workforce, serta platform teknologi yang mendukung operasional SDM.

Baca Juga: Alfamart Tambah Investasi Saham Rp35 M di PT Lancar Wiguna Sejahtera, Manajemen Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) Ungkap Tujuannya

"Transaksi ini juga diharapkan menciptakan efisiensi operasional melalui konsolidasi fungsi back-office, teknologi, dan jaringan distribusi sumber daya. Efisiensi ini bisa menurunkan biaya unit dan meningkatkan profitabilitas jangka panjang," timpalnya.

Selain itu, lanjut dia, kombinasi portofolio diharapkan menambah nilai jangka panjang bagi pemegang saham kedua perusahaan.

Adapun dengan adanya akuisisi tersebut pengaruh transaksi pada kondisi keuangan dan operasional Perseroan adalah sebagai berikut:

1. Mendukung kekuatan operasional ekspansi Perseroan dan Entitas Anak lainnya terutama terkait proyek penggelaran jaringan FTTH di Pulau Bali, Pulau Lombok dan Provinsi Kalimantan Barat.

2. Mengakselerasi ekspansi ke jasa outsourcing dan SDM terintegrasi, sehingga Perseroan tidak hanya menjadi pemain digital namun juga pengelola operasional berbasis SDM.

Halaman:

Tags

Terkini