KALIMANTANSATU.COM - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mencatatkan pertumbuhan kinerja 4Q25 yang solid sebagaimana dirangkum dari Laporan Keuangan per 31 Desember 2025 yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat (27/2/2026).
Performa positif itu didorong oleh momentum liburan akhir tahun yang meningkatkan konsumsi masyarakat khususnya permintaan produk-produk roti dan kue, baik pada kanal distribusi modern (modern trade) maupun tradisional (general trade).
Hingga Perusahaan berhasil meraih penjualan 4Q25 sebesar Rp1.015 Miliar atau tumbuh 4,5% QoQ.
Melalui penerapan strategi yang akurat berupa peningkatan produktifitas, pengelolaan bahan baku dan efisiensi operasional, perusahaan membukukan Laba Bersih 4Q25 sebesar Rp122 Miliar yang melesat 87,7% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Walau masih berhadapan dengan tantangan pelemahan daya beli dan perubahan pola konsumsi masyarakat, namun, dengan fundamental usaha yang kuat, Perusahaan meraih Penjualan sebesar Rp3.758 Miliar dan mencatatkan Laba Bersih Rp259 miliar serta EBITDA Rp590 Miliar sepanjang tahun buku 2025.
Perusahaan berkomitmen untuk senantiasa berkembang dari bisnis utama (core business) Roti hingga kini memiliki 6 bisnis unit yang terdiri dari Sari Roti, Sari Kue, Sari Choco, Indosari Food Solutions serta Bisnis Distribusi, dan Retail, agar meraih pertumbuhan yang lebih tinggi di masa depan seiring langkah menuju “Growth BEYOND Bread”.
Sebagai informasi, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk dikenal masyarakat Indonesia sebagai pioneer produsen roti massal dan terbesar dengan merek SARI ROTI.
(*)