investasi

Bumi Serpong Damai Bukukan Pendapatan Usaha Rp2,37 Triliun pada Kuartal I 2026, Manajemen BSDE Beberkan Angkanya

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:48 WIB
Bumi Serpong Damai Bukukan Pendapatan Usaha Rp2,37 Triliun pada Kuartal I 2026, Manajemen BSDE Beberkan Angkanya (Kalimantansatu.com)

Pertumbuhan berasal dari penyewaan ruang kantor maupun pusat perbelanjaan.

BSDE saat ini mengelola area perkantoran di bilangan Thamrin dan Sudirman termasuk BSD Green Office Park dan Digital Hub di BSD City, serta mengelola area ritel di DP Mall Semarang, Aeon Mall Southgate, serta The Breeze dan Q-Biq di BSD City

Fundamental Keuangan Tetap Kokoh

Sepanjang Kuartal I 2026, jumlah aset meningkat menjadi Rp80,13 triliun, naik sekitar 1% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang sebesar Rp79,27 triliun, dengan posisi Kas dan setara kas mencapai Rp9,76 triliun.

BSDE juga mencatat Persediaan sebesar Rp18,67 triliun, serta didukung oleh land bank yang tetap menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Baca Juga: Kinerja Manufaktur Nasional Masih Resiliensi, IKI Juni 2026 Cerminkan Fase Ekspansi ! Kemenperin Ungkap Tantangan yang Dihadapi Pelaku Industri

Struktur permodalan juga tetap berada pada level yang sehat dengan Gross Debt-to-Equity sebesar 33% dan Net Debt-to-Equity Ratio (DER) sebesar 11,7%, memberikan ruang yang memadai bagi BSDE untuk mendukung ekspansi usaha di masa mendatang.

Selain itu, BSDE mengalokasikan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp1,84 triliun, yang sebagian besar digunakan untuk akuisisi lahan senilai Rp1,45 triliun sebagai bagian dari strategi memperkuat pipeline pengembangan proyek-proyek masa depan.

Optimistis Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan

BSDE tetap optimistis terhadap prospek industri properti nasional yang didukung oleh kebutuhan hunian yang masih tinggi, pertumbuhan kawasan terpadu, serta kontribusi pendapatan berulang yang semakin kuat.

“Kami percaya bahwa fundamental yang kuat, didukung oleh cadangan lahan strategis, proyek-proyek unggulan, serta kontribusi pendapatan berulang yang terus meningkat, akan menjadi modal penting dalam menjaga pertumbuhan usaha secara berkesinambungan. Ke depan, BSDE akan terus mengedepankan inovasi, efisiensi operasional dan pengembangan kawasan terpadu yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan, investor, serta seluruh pemangku kepentingan," pungkas Hermawan.

(*_*)

Halaman:

Tags

Terkini