Pertumbuhan berasal dari penyewaan ruang kantor maupun pusat perbelanjaan.
BSDE saat ini mengelola area perkantoran di bilangan Thamrin dan Sudirman termasuk BSD Green Office Park dan Digital Hub di BSD City, serta mengelola area ritel di DP Mall Semarang, Aeon Mall Southgate, serta The Breeze dan Q-Biq di BSD City
Fundamental Keuangan Tetap Kokoh
Sepanjang Kuartal I 2026, jumlah aset meningkat menjadi Rp80,13 triliun, naik sekitar 1% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 yang sebesar Rp79,27 triliun, dengan posisi Kas dan setara kas mencapai Rp9,76 triliun.
BSDE juga mencatat Persediaan sebesar Rp18,67 triliun, serta didukung oleh land bank yang tetap menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Struktur permodalan juga tetap berada pada level yang sehat dengan Gross Debt-to-Equity sebesar 33% dan Net Debt-to-Equity Ratio (DER) sebesar 11,7%, memberikan ruang yang memadai bagi BSDE untuk mendukung ekspansi usaha di masa mendatang.
Selain itu, BSDE mengalokasikan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp1,84 triliun, yang sebagian besar digunakan untuk akuisisi lahan senilai Rp1,45 triliun sebagai bagian dari strategi memperkuat pipeline pengembangan proyek-proyek masa depan.
Optimistis Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan
BSDE tetap optimistis terhadap prospek industri properti nasional yang didukung oleh kebutuhan hunian yang masih tinggi, pertumbuhan kawasan terpadu, serta kontribusi pendapatan berulang yang semakin kuat.
“Kami percaya bahwa fundamental yang kuat, didukung oleh cadangan lahan strategis, proyek-proyek unggulan, serta kontribusi pendapatan berulang yang terus meningkat, akan menjadi modal penting dalam menjaga pertumbuhan usaha secara berkesinambungan. Ke depan, BSDE akan terus mengedepankan inovasi, efisiensi operasional dan pengembangan kawasan terpadu yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan, investor, serta seluruh pemangku kepentingan," pungkas Hermawan.
(*_*)
Artikel Terkait
Di Public Expose 2026, Manajemen Repower Asia Indonesia Bocorkan Strategi Bisnis REAL dan Prospeknya
Beberkan Bukti Prabowo Berpihak ke Pertanian, Qodari Sebut Harga Pupuk Turun hingga Kesejahteraan Petani Meningkat
Manajemen Kimia Farma (KAEF) Angkat Bicara Soal Putusan Sengketa Bisnis antara Indonesia Investment Authority dan Silk Road Fund Co Ltd
Totalnya Rp48 Miliar ! Trust Finance Indonesia Siap Bagi Dividen Saham TRUS 2025 Setelah Gelar RUPST, Cek Tanggalnya
Sisihkan Rp5 Miliar dari Laba Bersih, PT Pratama Widya Tbk Siap Bagi Dividen Saham PTPW 2025 ! Cek Tanggal Pembayarannya
Kinerja Manufaktur Nasional Masih Resiliensi, IKI Juni 2026 Cerminkan Fase Ekspansi ! Kemenperin Ungkap Tantangan yang Dihadapi Pelaku Industri
Ekspor Manufaktur Indonesia Masih Menunjukkan Perkembangan Positif di Tengah Tantangan Global, Namun Kemenperin Ingatkan Sejumlah Tantangan
Mantan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Karena Skandal Korupsi Chromebook, Begini Awal Mula Kasusnya
Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem Makarim Menuai Sorotan, Ini Alasan Hakim Anggap Pengadaan Chromebook Untungkan Google
Di Balik Vonis 10 Tahun Bui, Ada Dissenting Opinion Hakim yang Nilai Nadiem Makarim Harus Bebas Tanpa Syarat, Apa Itu?