Pada serangan yang keempat tanggal 18 September 1860, pasukan infantry serdadu Belanda yang dipimpin oleh Kapten Koch dihajar habis-habisan oleh pasukan Pangeran Hidayatullah dan Demang lehman, sehingga banyak serdadu Belanda yang tewas termasuk Kapten Koch.
Saat ini Benteng Madang telah ditata dan direnovasi oleh Pemda Hulu Sungai Selatan dengan anak tangga lebih dari 400 buah dan dapat dijelajahi dengan menggunakan mobil dengan jarak ± 8 Km dari Kota Kandangan.
Baca Berita Borneo Kalimantan Lainnya di sini : Klik LINK Berikut Ini
Semoga bermanfaat ya, Sahabat Generasi Emas Kalimantan Satu.
(Prabu Warah)
Artikel Terkait
Mengenal Masjid Keramat Banua Halat Kalimantan Selatan ! Salah Satu Masjid Tertua di Kalsel yang Punya Daya Tarik Tiang Kayu Ulin Berposisi Miring
Sejarah Masjid Pusaka Banua Lawas Kalimantan Selatan ! Dibangun Atas Prakarsa Khatib Dayan dan Sultan Abdurrahman, Dibantu Tokoh-tokoh Dayak Islam
Mengenal Sejarah Kompleks Makam Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Kalimantan Timur ! Sultan Aji Imbut Adalah Sultan Pertama yang Dimakamkan
Mengenal Kubah Surgi Mufti Banjarmasin Kalimantan Selatan ! Makam Syekh Jamaluddin Al Banjari Bisa Menjadi Lokasi Wisata Religi di Banjarmasin
Sejarah Tangsi Belanda Melawi di Nanga Pinoh Kalimantan Barat ! Pernah Menjadi Rumah Penjara Pahlawan Nasional Raden Tumenggung Setia Pahlawan
Mengenal Apa itu Bide yang Selalu Ada saat Ritual Adat Dayak Kanayatn Kalimantan Barat ! Dianggap Sakral, Bide Menjadi Properti Vital Naik Dango
Mengenal Apa itu Batu Uwod Bura di Desa Tambelum Sungai Babuat Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah ! Disebut Tempat Para Bidadari Duduk dan Mandi