"Tim melakukan pemeriksaan di dalam mobil, ada 6 orang penumpang. Terdiri dari 3 perempuan dan 3 laki-laki," timpalnya.
Interogasi awal dilakukan, salah satu penumpang mengakui mereka akan memasuki Malaysia melalui pintu perbatasan Jagoi Babang.
Berbekal keterangan itu, aparat kepolisian langsung membawa supir beserta penumpang ke Mapolres Bengkayang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat pemeriksaan lanjutan, enam korban itu diduga hendak diberangkatkan secara ilegal.
Enam korban itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
"Satu unit mobil Daihatsu Sigra berwarna silver dan sebuah telepon genggam milik tersangka diamankan sebagai barang bukti," terangnya.
Kapolres Imbau Masyarakat Lapor
Sebagai informasi, kasus ini telah dilaporkan dengan Laporan Polisi Nomor LP/A/16/XI/2024/SPKT/POLRES BENGKAYANG/POLDA KALIMANTAN BARAT tertanggal 6 November 2024.
Penetapan tersangka H diperkuat dengan sejumlah surat perintah yang dikeluarkan pada hari yang sama.
Termasuk surat penangkapan dan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan.
Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan oleh Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Bengkayang, untuk mengungkap apakah ada jaringan perdagangan orang yang lebih luas yang melibatkan tersangka.
Kapolres Bengkayang AKBP Teguh Nugroho mengimbau seluruh elemen masyarakat maupun instansi terkait untuk peka terhadap kasus TPPO.
Polres Bengkayang, kata dia, terus melakukan pencegahan serta penindakan terhadap pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang di Wilayah Hukum Polres Bengkayang.
“Segera laporkan ke Polres Bengkayang atau hubungi Polsek terdekat apabila melihat, mendengar maupun mengetahui adanya aksi PMI ilegal di Kabupaten Bengkayang. Tidak ada toleransi terhadap pelaku TPPO ini,” pungkas Kapolres Bengkayang AKBP Teguh Nugroho.
Artikel Terkait
Mantan Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi Gapai Gelar Doktor di UNDIP, Ingatkan Sarjana Hukum Undip Berprilaku Baik Fondasi Awal Dalam Berhukum
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Jajaran Kabinet Tak Main-main Atasi Judi Online, Narkoba, Penyelundupan dan Korupsi ! Hasan Nasbi : Jangan Ragu
Apa itu MAVIA Kripto Baru INDODAX ? Segini Perkiraan Jumlah Suplai dan Peringkat Kapitalisasi Pasar Sesuai CoinMarketCap
Polda Kalbar Razia Kampung Beting Pontianak ! Bentuk Tiga Tim untuk Sasar Sejumlah Gang, Segini Hasil Tangkapannya
Polda Kalbar Razia Lokasi Hiburan Malam di Pontianak, 18 Orang Positif Narkoba
Apa itu ROOT Kripto Baru INDODAX ? Segini Perkiraan Jumlah Suplai dan Peringkat Kapitalisasi Pasar Sesuai CoinMarketCap
Naik Status ! Mangkrak dan Rugikan Negara USD62,410 juta, Ini Kronologis Dugaan Korupsi PLTU 1 Kalbar 2x50 MW di Jungkat Mempawah
Menuju KRIS 2025 ! Pj Gubernur Harisson Minta Direktur Rumah Sakit di Kalbar Harus Memastikan Pelayanan Nyaman, Aman dan Terbaik ke Pasien
Resmi Diteken Presiden Prabowo, Menkeu Sri Mulyani Anggap Kebijakan Penghapusan Utang Macet UMKM Strategis Dorong Perekonomian
Kumpulkan 5.360 Pejabat Pempus dan Pemda di Bogor, Presiden Prabowo Subianto Tekankan Efisiensi Selamatkan Uang Negara
Ayo Golf Tournament 2024 Sukses Digelar, 146 Pegolf Adu Keahlian
Mayoritas Publik Puas Kebijakan Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia, Juru Bicara PSSI Arya Sinulingga Paparkan Hal Ini dan Sebut Erick Thohir
Bagaimana Kabar Terbaru Naturalisasi Kevin Diks, Estella Loupattij dan Noa Leatomu untuk Timnas Indonesia ?
Sempat Ngaku Bernama Udin, Pemuda Ketapang Tak Berkutik Ditangkap Polisi Karena Kasus Narkoba Lintas Kabupaten
Wapres Gibran Rakabuming Raka Beri Apresiasi Pemprov Kalbar Sukses Tekan Angka Stunting, Pj Gubernur Harisson Sampaikan Rasa Hormat
Sempat Hilang Tiga Hari ! Dalam Kondisi Lemas, Pria 49 Tahun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Sedap, Ada Desa-desa yang Bakalan Kecipratan Nih ! Kalimantan Barat Dapat Hibah Rp1 Triliun dari CGF. Lima Kabupaten Ini Menjadi Sasaran, Mana Saja ?
11 Kasus Narkoba Diungkap Polres Singkawang pada September-Oktober 2024, Segini Hasil Tangkapannya