Simpanan Anda harus tercatat secara sah dalam pembukuan resmi bank. Pastikan Anda selalu menyimpan bukti transaksi, bilyet deposito, atau memiliki akses e-statement resmi dari aplikasi bank digital Anda.
2. Reasonable Rate (Tingkat Bunga Wajar)
Tingkat bunga yang diterima nasabah tidak boleh melebihi Suku Bunga Penjaminan (SBP) yang ditetapkan oleh LPS secara berkala.
Penting untuk diingat bahwa syarat ini kerap menjadi penyebab gagalnya klaim nasabah. Jika bank memberikan promo bunga deposito tinggi (misal 7% p.a.) sementara SBP LPS untuk bank umum saat itu berada di angka 4,25% p.a., maka seluruh simpanan Anda pada bank tersebut menjadi Tidak Dijamin sama sekali—bukan hanya selisih bunganya.
3. No Unhealthy Conduct (Tidak Melakukan Tindakan Merugikan)
Nasabah tidak indikatif melakukan tindakan yang merugikan bank, seperti memiliki kredit macet (non-performing loan) yang menyebabkan kondisi keuangan bank tersebut terganggu.
Apakah BPR dan Bank Digital Juga Dijamin LPS?
Jawabannya adalah Ya. Seluruh Bank Umum (baik BUMN, Swasta Swasta Nasional, maupun Bank Asing), Bank Digital, serta Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang beroperasi secara resmi di Indonesia dan terdaftar di OJK wajib menjadi peserta penjaminan LPS.
Perbedaannya terletak pada batas Suku Bunga Penjaminan (SBP).
LPS menetapkan batas SBP BPR lebih tinggi dibandingkan SBP Bank Umum.
Hal ini memberi ruang bagi BPR untuk memberikan bunga deposito yang lebih kompetitif kepada masyarakat tanpa kehilangan status penjaminan LPS.
Bagaimana Strategi Mengamankan Dana di Atas Rp2 Miliar ?
Bagi Anda yang memiliki modal atau likuiditas di atas Rp2 miliar dan ingin tetap memperoleh jaminan penuh 100% dari negara, gunakan strategi Diversifikasi Lintas Bank:
1. Pecah Dana ke Beberapa Bank Berbeda
Artikel Terkait
Memahami Inflasi Gaya Hidup dan Cara Mencegah Lifestyle Inflation ! Kenali Tanda Terjebak dan Strategi Konkretnya
Asuransi Jiwa vs Asuransi Kesehatan: Mana yang Wajib Dimiliki Lebih Dulu ? Informasi Ini Penting bagi Lajang (Belum Menikah) Maupun Kepala Keluarga
Mengupas Konsep Financial Independence, Retire Early (FIRE) yang Populer di Milenial & Gen Z: Mitos vs Realitas Menerapkannya di Indonesia, Bisa kah ?
Membahas Refinancing KPR : Solusi Mengurangi Bunga Cicilan atau Jebakan Baru ? Ketahui Cara Kerja Hingga Biaya yang Wajib Dikeluarkan
Panduan Diversifikasi Aset Internasional bagi Investor Domestik: Bedah Berapa Porsi Ideal, Tantangan, Risiko Hingga Alasannya
Membedah Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Ritel (SR): Apakah Bisa Menjadi Cara Amankan Passive Income di Tengah Gejolak Pasar Saham ?
Mengulas Prospek Usaha Alpukat di Indonesia: Pasar Terus Tumbuh, Pilihan Bibit Varietas Unggul Hingga Alasan Mengapa Layak Dikembangkan
Cara Cerdas Menjaga Mutu Pisang dari Kebun Hingga Pasar ! Jangan Diabaikan, Keberhasilan Budidaya Bisnis Pisang Sangat Bergantung pada Penanganan
Cair Minggu Depan ! Pemerintah Kucurkan Bantuan Rp20,5 Triliun demi Gaji ASN dan PPPK Daerah, Menkeu Purbaya: Arahan Langsung Presiden Prabowo
Panduan Memilih Bank Digital Terbaik untuk Cash Flow Harian dan Menabung, Dari Kriteria Hingga Faktor Keamanan yang Tidak Boleh Diabaikan
Perbandingan ETF vs Reksa Dana Konvensional: Mana yang Lebih Efisien dan Cocok untuk Kamu?
Strategi Mengatasi House Poor: Saat Cicilan Rumah Mencekik Arus Kas! Ketahui Mengapa dan Apa Tanda-Tanda Terjebak Kondisi House Poor