perbankan

Rekor Baru dan Tahan Banting di Tengah Ketidakpastian Global! Aset Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.131 Triliun di LPKSI 2025

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:47 WIB
ILUSTRASI - Rekor Baru dan Tahan Banting di Tengah Ketidakpastian Global! Aset Keuangan Syariah Indonesia Tembus Rp3.131 Triliun di LPKSI 2025 (Dibuat Kalimantansatu.com via Gemini AI)
  • Perbankan Syariah: Mencapai Rp1.067,73 triliun (tumbuh 8,92% yoy).
  • Pasar Modal Syariah (di luar kapitalisasi saham syariah): Mencapai Rp1.875,25 triliun (tumbuh 8,18% yoy).
  • Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Syariah: Tercatat Rp74,27 triliun (tumbuh 10,59% yoy).
  • Sektor PVML (Modal Ventura, LKM, Lembaga Pembiayaan, & LJK Lainnya): Tembus Rp124,51 triliun (tumbuh 10,29% yoy).

Akselerasi Melalui Komite Pengembangan Keuangan Syariah

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK sekaligus Ketua Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa OJK bakal terus mengawal penguatan industri melalui roadmap sektoral dan kebijakan yang adaptif.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan KPKS sejak Juni 2025 menjadi sarana vital dalam menyelaraskan koordinasi antar-pemangku kepentingan, mempercepat aliran informasi, serta merumuskan regulasi terpadu demi menjaga stabilitas dan daya saing industri.

Sebagai publikasi tahunan, LPKSI menyajikan gambaran utuh mengenai peluang, tantangan, dan peta jalan sektor syariah bagi para pelaku industri, akademisi, investor, hingga regulator.

Melalui sinergi berkelanjutan, OJK optimistis dapat mewujudkan ekosistem keuangan syariah yang inklusif sekaligus membawa Indonesia menjadi salah satu hub keuangan syariah terkemuka di tingkat global.

(Prabu Warah)

Halaman:

Tags

Terkini