Segini Kuota Sekolah Rakyat di Kalbar untuk SD, SMP dan SMA ! Sekda Harisson Sebut Prioritaskan Anak dari Keluarga Desil 1

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Rabu, 16 Juli 2025 | 19:52 WIB
Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Harisson saat meninjau kesiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat Rintisan Provinsi Kalbar di UPT Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kota Pontianak, Rabu (16/7/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)
Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Harisson saat meninjau kesiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat Rintisan Provinsi Kalbar di UPT Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kota Pontianak, Rabu (16/7/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

KALIMANTANSATU.COM, PONTIANAK - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat Harisson meninjau kesiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat Rintisan Provinsi Kalbar di UPT Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kota Pontianak, Rabu (16/7/2025).

Pada tahun ajaran 2025/2026, kata Harisson, sekolah rakyat di Provinsi diberikan untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak dua rombel terdiri dari 50 anak (siswa).

Kemudian, Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 rombel untuk 20 anak, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 rombel untuk 20 anak.

Baca Juga: Pastikan Sekolah Rakyat di Kalbar Siap ! Sekda Harisson Imbau Kabupaten dan Kota Aktif Usulkan Sekolah Rakyat ke Pemerintah Pusat

Untuk calon siswa dan siswi sekolah rakyat, Pemprov Kalbar sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Lokasi Sekolah Rakyat Rintisan Provinsi Kalbar di UPT Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kota Pontianak, Rabu (16/7/2025).
Lokasi Sekolah Rakyat Rintisan Provinsi Kalbar di UPT Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kota Pontianak, Rabu (16/7/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

"Untuk siswa, kita minta dari Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat. Kecuali Ketapang, karena sudah ada sendiri. Untuk SD itu, kita minta di setiap Kabupaten masing-masing 4 Siswa. Kemudian, Kapuas Hulu dan Kayong Utara itu 3 orang. Kemudian yang lain-lain, kita minta masing-masing 1 orang, dan nanti ada cadangan 1 orang untuk mencukupi," ungkap Harisson.

Lokasi Sekolah Rakyat Rintisan Provinsi Kalbar di UPT Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kota Pontianak, Rabu (16/7/2025).
Lokasi Sekolah Rakyat Rintisan Provinsi Kalbar di UPT Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kota Pontianak, Rabu (16/7/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Adpim Pemprov Kalbar)

Adapun calon siswa dan siswi sekolah rakyat tersebut berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2.

Namun, menurut dia, untuk Kalbar mungkin hanya desil 1 karena banyak keluarga berstatus desil 1.

"Desil 1 ini 10 persen dari populasi masyarakat Kalimantan Barat yang paling rendah, sehingga diharapkan sekolah rakyat akan berlangsung dengan baik," terangnya.

Baca Juga: Pendaftaran Sekolah Rakyat Kalbar Masih Buka Hingga 17 Juli untuk SD, SMP dan SMA! Cek Jadwal Verifikasi, Home Visit, Cara Daftar Juga Persyaratannya

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat adalah Gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memuliakan keluarga miskin dan memfasilitasi kebangkitan wong cilik.

Konsep sekolah berasrama ini 100 persen gratis bagi para siswa dan siswinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X