• Berasal dari keluarga kurang/tidak mampu atau berada pada desil 1 (satu) dan 2 (dua) DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional)
• Usia minimal 7 tahun untuk SD per 1 Juli 2025, maksimal 15 tahun untuk SMP dan 21 tahun untuk SMA per 1 Juli 2025
• Memiliki Kartu Keluarga atau dokumen kependudukan lainnya
• Diutamakan anak yang putus sekolah dan berpotensi putus sekolah • Sehat jasmani dan rohani
• Bersedia tinggal di asrama dan taat terhadap peraturan asrama
• Surat Tanggung Jawab Mutlak Orang Tua
• Telah lulus SD (untuk jenjang SMP) dan lulus SMP (untuk jenjang SMA)
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi nomor contact person : Yoga Prayetno (0896-9365-4261).
Semoga informasi ini bermanfaat ya, Sobat Kalimantan Satu.
(*)
Artikel Terkait
Dulu Buat Kalangan Ningrat, Kini Sekolah Rakyat yang Diusung Prabowo Subianto Justru untuk Keluarga Tak Mampu. Bagaimana Konsepnya ?
Pantau Proses Pembangunan Sekolah Rakyat, Seskab Teddy Indra Wijaya Sempatkan Waktu Berdialog dengan Orang Tua Calon Siswa
Cerita Antonius Tebenas, Anak NTT yang Gembira saat Hari Pertama Masuk Sekolah Rakyat di Kupang
Gratis ! Masih Dibuka Sampai 17 Juli, Cek Syarat Pendaftaran Murid Sekolah Rakyat Kalbar Tahun Ajaran 2025-2026
Apa itu Sekolah Rakyat Era Pemerintah Prabowo ? Yuk Ketahui Siapa Murid, Guru, Visi, Misi, Kurikulum Hingga Tujuannya
Pendaftaran Sekolah Rakyat Kalbar Masih Buka Hingga 17 Juli untuk SD, SMP dan SMA! Cek Jadwal Verifikasi, Home Visit, Cara Daftar Juga Persyaratannya
Pastikan Sekolah Rakyat di Kalbar Siap ! Sekda Harisson Imbau Kabupaten dan Kota Aktif Usulkan Sekolah Rakyat ke Pemerintah Pusat
Segini Kuota Sekolah Rakyat di Kalbar untuk SD, SMP dan SMA ! Sekda Harisson Sebut Prioritaskan Anak dari Keluarga Desil 1