Hendry menuturkan bahwa naga-naga tersebut akan berhenti untuk memberikan penghormatan kepada tamu-tamu undangan serta menerima angpao dan puncak festival akan ditutup pada tanggal 13 Februari yaitu dengan pembakaran naga.
"Puncak Festival Cap Go Meh akan ditutup pada tanggal 13 Februari dengan ritual Naga Tutup Mata yaitu pembakaran naga di Yayasan Bhakti Suci Sungai Raya," tuturnya.
Dirinya menambahkan ritual tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.
"Jika ritual buka mata naga dilakukan meminta izin restu kepada leluhur, maka penutup mata menjadi simbol akhir dari tradisi ini. Kami ingin menekankan melalui tradisi ini bahwa pentingnya saling menghargai antar etnis dan agama," tutup Hendry.
Ditempat yang sama, Pj Walikota Pontianak, Edi Suryanto menyampaikan tujuan dari penyelenggaraan tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Apalagi perayaan Cap Go Meh ini menjadi momentum bagi Kota Pontianak untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan membuat wisatawan lebih banyak berkunjung ke Kota Pontianak ini," tutupnya.
(*)