“Kita membayangkan adanya sistem kompetensi nasional (SKN) di level lulus kuliah atau bekerja. Sehingga kita berharap adanya pemisahan antara proses belajar dengan proses ujian. Negara menyelenggarakan ujian untuk mata kuliah terstandarisasi," urainya.
“Jadi siapapun bisa mengambil standar kompetensi. Belajar di level kuliah atau vokasi bisa dimanapun. Kampus tradisional, kampus online, hybrid, kamus industri, dan lainnya bisa ikut ujian. Yang penting kita menjamin evaluasi penilaiannya, yakni menguji hal yang tepat dengan cara yang tepat,” pungkas Budiman Sudjatmiko.
(*)
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Puji Kinerja Philmon Tanuri, Anak Muda yang Memimpin Perusahaan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Hadiri Perayaan Imlek Kadin, Prabowo Subianto : Saya Akan Lindungi Semua Agama dan Etnis
Tak Hanya Sumber Daya Alam, Konservasi Kebudayaan Juga Menjadi Perhatian Utama Prabowo Gibran. Budisatrio Djiwandono : Hal yang Akan Diwariskan
Kyai Fuad Noerhasan Sidogiri Pose Dua Jari Bersama Khofifah. Doakan Prabowo Gibran Menang Satu Putaran
LSI Denny JA Rilis Survei Prabowo Gibran Tembus Satu Putaran ! TKN Prabowo Gibran Apresiasi Kerja Keras Timses, Relawan dan Masyarakat Pendukung
Jubir TKN Prabowo Gibran Tegaskan Fokus Program Kesejahteraan Prabowo Gibran Adalah Ibu dan Anak, Dahnil Anzar Simanjuntak : Jalan Masa Depan
Program Pemerataan Pendidikan Prabowo Gibran, Dari Renovasi dan Pembangunan Sekolah Unggulan Tiap Kabupaten Hingga ke Beasiswa Anak Petani dan Nelayan