Siapa Saja Anggota Tim Asistensi Ahli Otorita IKN Bidang Transportasi ? Baru Diumumkan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Sabtu, 17 Februari 2024 | 22:20 WIB
Acara Serah Terima Surat Keputusan kepada Tim Asistensi Ahli OIKN Bidang Transportasi yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat 16 Februari 2024, (Kalimantansatu.com/Humas Otorita Ibu Kota Nusantara)
Acara Serah Terima Surat Keputusan kepada Tim Asistensi Ahli OIKN Bidang Transportasi yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat 16 Februari 2024, (Kalimantansatu.com/Humas Otorita Ibu Kota Nusantara)

KALIMANTANSATU.COM - Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan "Kota Dunia untuk Semua" yang layak huni, inklusif, dan berkelanjutan, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat tekadnya dalam mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan.

Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, mengumumkan langkah-langkah strategis dalam transformasi sistem transportasi di IKN.

Pada acara Serah Terima Surat Keputusan kepada Tim Asistensi Ahli OIKN Bidang Transportasi yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat 16 Februari 2024, Bambang Susantono memperkenalkan jajaran Tim Asistensi Ahli Otorita IKN Bidang Transportasi.

Langkah ini sebagai upaya dalam menyukseskan pencapaian target yang telah ditanamkan dalam master plan dari perspektif transportasi, guna menciptakan kebijakan pembangunan dan pengelolaan transportasi yang ideal dengan tetap memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Baca Juga: Paparkan Perkembangan Pembangunan IKN di Seminar Nasional HPN 2024, Bambang Susantono : IKN Akan Menjadi Sustainable City

Salah satu fokus utama dalam transformasi ini adalah peningkatan penggunaan transportasi publik dan mobilitas aktif.

Tak hanya itu, Bambang Susantono turut mengutarakan keputusan untuk menghadirkan transportasi ramah lingkungan di peringatan HUT RI ke-79 mendatang.

"Hanya akan ada kendaraan-kendaraan ramah lingkungan, seperti bus listrik, yang akan beroperasi selama perayaan HUT RI ke-79 di IKN. Langkah ini sejalan dengan visi kami untuk mencapai Net Zero Emission dan menciptakan lingkungan bermobilisasi yang berkelanjutan," ujarnya.

"Dengan langkah-langkah inovatif ini, Otorita IKN membuktikan bahwa transformasi transportasi dapat menjadi pilar utama dalam membangun kota yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan guna merangkul perubahan," tukas Bambang Susantono.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Silvia Halim menegaskan, IKN punya target 80 persen perjalanan menggunakan transportasi publik dan mobilitas aktif.

Baca Juga: Akhir Tahun, Hutama Karya Raih 5 Proyek Strategis Senilai Rp 4 Triliun. Sejumlah Bangunan Vital di IKN Siap Digarap

"Ini bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga mengenai menciptakan kesetaraan dalam mobilitas bagi semua masyarakat," terang Silvia Halim.

Sementara itu, Ketua Tim Asistensi Ahli OIKN Bidang Transportasi, William Sabandar mengungkapkan, timnya memiliki Key Performance Indicators (KPI) yang akan menjadi fokus dalam mencapai target ini.

"Termasuk aksesibilitas ke fasilitas kunci, koneksi transit yang efisien, dan pencapaian emisi bersih pada tahun 2045. Ketiga kerangka kebijakan, Terintegrasi, Cerdas, dan Hijau, menjadi landasan utama bagi perubahan mendalam ini," ujar William Sabandar.

Sebagai informasi, Tim Asistensi Ahli, yang dipimpin oleh Ir. William Sabandar, M.Eng., Ph.D., dan Sekretaris Tim Dr. Ir. Resdiansyah, S.T., M.T., IPM, terdiri atas para ahli dari berbagai latar belakang keahlian dengan beragam perspektif sebagai perwujudan keikutsertaan para pelaku kepentingan atau stakeholders dalam proses perencanaan dan pembangunan di IKN.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X