Prabowo menyebut Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi telah menjadi salah satu pasar negara berkembang yang potensial di dunia dan menjadi tujuan investasi.
Hal ini tidaklah heran mengingat kebijakan ramah bagi pebisnis dan dorongan pembangunan infrastruktur yang masif pada era Jokowi.
Financial Times bahkan menyebut bahwa sejak menjabat presiden pada tahun 2014, Jokowi telah memposisikan Indonesia sebagai bagian penting dari rantai pasokan global untuk kendaraan listrik, memanfaatkan cadangan nikel yang berlimpah dari Indonesia.
Media juga menyorot komitmen Prabowo untuk menyediakan makan siang dan susu gratis bagi anak sekolah di Indonesia dengan biaya Rp460 triliun atau sekitar 2% dari PDB Indonesia.
Adapun ia akan melakukan reformasi dan privatisasi BUMN yang mempunyai kepentingan besar di bidang energi, keuangan, telekomunikasi, pertanian, dan industri lainnya.
(*)
Artikel Terkait
Kolumnis Amerika Wes Martin Sorot Kemenangan Prabowo Satu Putaran. Disebut Transisi Mulus, Hemat Waktu dan Biaya Negara
Prabowo Subianto Gelar Silaturahmi Kebangsaan dengan 1.600 Muslimat NU dan Relawan Jawa Timur, Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan
Jadi Keynote Speaker Mandiri Investment Forum 2024, Prabowo Subianto : Semua Pemimpin Negara di Dunia Bercita-cita Mencapai Kesejahteraan
Bicara di Mandiri Investment Forum 2024, Prabowo Subianto Ingin Indonesia Bisa Ekspor Pangan dalam Empat Tahun ke Depan