Terlebih, ia merasa sudah sangat mengenal lama Prabowo sebagai sahabat.
"Saya tahu negaramu membutuhkanmu. Saya mengenal Anda sejak lama dan saya sangat bangga, kawanku,” kata Abdullah II.
Baca Juga: Presiden Palestina Mahmoud Abbas Ucapkan Selamat untuk Prabowo Subianto Unggul di Pilpres 2024
Prabowo pun merasa sangat senang dengan ucapan Abdullah II.
Ia berterima kasih kepada sang raja, karena persahabatan mereka sangat berarti.
Prabowo kemudian mengungkapkan kenangan bersama Abdullah II saat berada di Amman.
"Saya menanti untuk bertemu Anda lagi. Saya punya kenangan indah di Amman," ucap Prabowo sambil tertawa.
"Saya punya kenangan indah juga denganmu, kawanku," timpal Abdullah II.
Ia mengaku obrolan dengan Prabowo via telepon hari ini membuat dirinya senang dan memberikan 'mood' yang sangat baik.
“Mendengar suara Anda membuat saya berbahagia hari ini, terima kasih,” kata Abdullah II ke Prabowo.
Di akhir percakapan, Prabowo tidak lupa menitipkan salamnya kepada Ratu Yordania Rania Al-Abdullah dan adik Abdullah II, yaitu Pangeran Faisal bin Hussein dan keponakan Abdullah II, yakni Ghazi bin Muhammad bin Talal.
Abdullah II mengatakan, istrinya turut bergembira atas perolehan unggul Prabowo dalam hasil perhitungan sementara, bahkan Rania turut mendoakan yang terbaik untuk Prabowo.
"Ia sangat berbahagia dan dia mendoakan Anda, kawanku. Sampai bertemu di negaramu atau negara saya," kata Abdullah II.
"Terima kasih, Yang Mulia," pungkas Prabowo.
Artikel Terkait
Jadi Keynote Speaker Mandiri Investment Forum 2024, Prabowo Subianto : Semua Pemimpin Negara di Dunia Bercita-cita Mencapai Kesejahteraan
Paparan Prabowo Subianto Soal Transisi Pemerintahan dan Ekonomi Jadi Sorotan Media Asing Bloomberg, Financial Times dan Reuters
Presiden Palestina Mahmoud Abbas Ucapkan Selamat untuk Prabowo Subianto Unggul di Pilpres 2024
Prabowo Subianto Terima Ucapan Selamat dari Presiden Perancis Emmanuel Macron via Telepon Seusai Ungguli Pilpres 2024
Prabowo Subianto Unggul Seusai Kalah Berkali-kali di Pilpres, Pengamat: ‘Man of The Moment’ untuk Demokrasi