- Meningkatkan pemerataan hasil pembangunan dan keadilan.
- Meringankan beban dana Pemerintah melalui partisipasi pengguna jalan.
Berikut ini manfaat jalan tol :
- Pembangunan jalan tol akan berpengaruh pada perkembangan wilayah & peningkatan ekonomi.
- Meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas orang dan barang.
- Pengguna jalan tol akan mendapatkan keuntungan berupa penghematan biaya operasi kendaraan (BOK) dan waktu dibanding apabila melewati jalan non tol.
- Badan Usaha mendapatkan pengembalian investasi melalui pendapatan tol yang tergantung pada kepastian tarif tol.
Sejarah Jalan Tol
Sejarah jalan tol di Indonesia dimulai pada tahun 1978 dengan dioperasikannya jalan tol Jagorawi dengan panjang 59 km (termasuk jalan akses), yang menghubungkan Jakarta, Bogor, dan Ciawi.
Pembangunan jalan tol yang dimulai tahun 1975 ini, dilakukan oleh pemerintah dengan dana dari anggaran pemerintah dan pinjaman luar negeri yang diserahkan kepada PT. Jasa Marga (persero) Tbk. sebagai penyertaan modal.
Selanjutnya PT. Jasa Marga ditugasi oleh pemerintah untuk membangun jalan tol dengan tanah yang dibiayai oleh pemerintah.
Mulai tahun 1987 swasta mulai ikut berpartisipasi dalam investasi jalan tol sebagai operator jalan tol dengan menanda tangani perjanjian kuasa pengusahaan (PKP) dengan PT Jasa Marga.
Hingga tahun 2007, 553 km jalan tol telah dibangun dan dioperasikan di Indonesia.
Dari total panjang tersebut 418 km jalan tol dioperasikan oleh PT Jasa Marga dan 135 km sisanya dioperasikan oleh swasta lain.
Pada periode 1995 hingga 1997 dilakukan upaya percepatan pembangunan jalan tol melalui tender 19 ruas jalan tol sepanjang 762 km.
Artikel Terkait
Rute dan Cara Daftar Mudik Gratis BRI 2024 Moda Bus. Sudah Dibuka, Segera Isi Formulir Pendaftaran Di Sini
Cara Daftar Mudik Gratis BTN 2024 Sangat Mudah. Ada Rute Jakarta - Malang, Jakarta - Solo dan Jakarta - Yogyakarta
Pendaftaran Mudik Gratis PLN Medan 2024 Masih Dibuka di PLN Mobile. Lihat Rute, Jadwal Keberangkatan dan Cara Daftar. Pilih Pakai Bus atau Kereta Api?