Jangan Tahan Buang Air saat Perjalanan ke Tanah Suci, Ini Tips dari Kabid Kesehatan KKHI PPIH Arab Saudi dr Indro Purwoko untuk Jemaah Haji Indonesia

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Kamis, 16 Mei 2024 | 16:23 WIB
Jemaah haji Indonesia secara bertahap berangkat ke Madinah mulai 12 Mei 2024.  Proses ini akan berlangsung hingga 23 Mei 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Kemenag RI )
Jemaah haji Indonesia secara bertahap berangkat ke Madinah mulai 12 Mei 2024. Proses ini akan berlangsung hingga 23 Mei 2024. (Kalimantansatu.com/Dok. Kemenag RI )

KALIMANTANSATU.COM - Para jemaah haji Indonesia diimbau untuk tidak menahan keinginan untuk buang air dalam perjalanan di pesawat.

Mengingat, perjalanan dari Tanah Air menuju Madinah cukup panjang, yakni berkisar 9-11 jam.

Tentunya, menahan buang air akan sangat mengganggu kesehatan jika dilakukan dalam waktu lama.

Kabid Kesehatan KKHI PPIH Arab Saudi dr Indro Murwoko membagikan tips agar jemaah haji yang akan berangkat dari tanah air menuju Arab Saudi tidak lagi menahan kencing dan BAB di pesawat.

Baca Juga: Cuaca Arab Saudi Panas dan Kering, KKIH Daker Madinah Imbau Jemaah Haji Indonesia Banyak Minum Air Putih Meskipun Tidak Haus

“Kami memang menemukan banyak kasus jemaah jatuh sakit begitu sampai di Arab Saudi karena menahan kencing saat dalam penerbangan di pesawat. Ini seharusnya tidak terjadi, agar petugas yang membersamai dapat membantu untuk mengingatkan hal Ini,” pesannya, Selasa 14 Mei 2024 seperti dilansir laman resmi Kemenag RI.

“Jangan sampai jamaah menahan kencing dan BAB karena ketidakmengertian atau takut. Kalau memang tidak tahu atau bagaimana, silakan sampaikan ke petugas agar dibantu, atau minta tolong sama pramugari atau pramugara,” imbau dr. Indro.

Agar tidak kelelahan selama di pesawat, kata Indro, jemaah haji disarankan sering minum air putih.

Baca Juga: Apa itu ID Card dan Gelang Haji 2024 ? Jangan Sampai Dilepas, Ini Fungsinya bagi Jemaah Haji Indonesia

Jemaah juga diminta sering melakukan gerakan scretching seperti senam, berdiri, berjalan-jalan di pesawat agar aliran darah mengalir normal.

Jemaah, kata dr Indro, jangan berlama-lama berdiam diri di tempat duduk, minimal setelah tiga jam berjalan. Kemudian, jemaah disarankan agar tidur secukupnya dan tidak berlebihan.

“Tidur secukupnya, tapi jangan tidur terus dan jangan pula tidak tidur,” ujar dr Indro.

Terakhir, upaya yang dapat dilakukan jamaah calon haji selama di pesawat ke Tanah Suci adalah memperbanyak zikir dan doa meminta agar dikuatkan oleh Allah SWT.

(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: Kemenag RI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X