KALIMANTANSATU.COM, ARAB SAUDI - Guru ngaji di musalla bernama Sholihan berangkat haji bersama istri dan tiga anaknya tahun 2024 ini.
Dia bersyukur bisa berangkat haji sekeluarga.
Menurutnya, itu menjadi momen yang sangat membahagiakan.
Rasa terima kasih juga Sholihan sampaikan atas layanan terbaik yang diberikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) selama mereka di Tanah Suci.
Sholihan berasal dari Serang.
Dia bersama istri dan tiga anaknya tergabung pada kelompok terbang (kloter) sembilan Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG-09).
Sholihan mendaftar haji pada 2012, sekaligus bareng istri dan tiga anaknya.
“Keinginan saya dan istri mendaftarkan haji buat anak-anak itu adalah untuk memberikan yang terbaik bagi mereka. Walau pun ketika mendaftar, sibungsu masih duduk di Sekolah Dasar (SD), Alhamdulillah setelah 12 tahun kami bisa pergi ibadah haji satu keluarga," ungkap Sholihan penuh haru dan bahagia saat ditemui tim MCH di Madinah, Kamis 16 Mei 2024 seperti dilansir laman resmi Kemenag RI.
Sholihan cerita bahwa keluarga mereka berbasis pendidikan guru.
Ada juga yang menjadi guru madrasah non formal.
“Saya sendiri guru di masyarakat lebih tepatnya guru di surau. Anak-anak ada yang jadi guru negeri dan juga guru ngaji atau namanya guru madrasah diniyah. Sedangkan ibunya adalah guru di sekolah negeri,” kisahnya.
“Sementara sibungsu lagi mengenyam pendidikan S1 jurusan pendidikan," sambungnya.
Sholihan berterima kasih kepada petugas dan mengapresiasi pelayanan terbaik dari PPIH, baik di Tanah Air maupun di Tanah Suci.
Artikel Terkait
Ada Hal yang Harus Dilakukan Jemaah Haji Indonesia saat Tiba di Bandara Arab Saudi. Ketahui Alur Kedatangan Fast Track dan Non Fast Track
Bisa Ditindak Askar ! Ini 6 Hal yang Harus Dihindari oleh Jemaah Haji Indonesia saat di Tanah Suci
Kisah Jemaah Haji Indonesia Usia 93 Tahun Didampingi Anaknya ke Tanah Suci. Daftar Selisih 6 Tahun, Berangkat Bareng di Tahun 2024
Kisah Jemaah Haji Indonesia 2024 Nurjanah dan Nenek Ummi. Daftar Haji 12 Tahun Lalu dari Hasil Panen Kebun, Kini Terbantu Layanan Prioritas Lansia
Kisah Jemaah Haji Indonesia 2024: Inspiratif, Walau Tak Bisa Melihat dan Menunggu 14 Tahun, Nek Sajeriah Sangat Bahagia Berangkat Ibadah ke Tanah Suci
Kisah Mbah Bardan Jemaah Haji Indonesia Usia 92 Tahun. Rindu Mendiang Istri Tercinta, Pernah Berjanji Bersama ke Tanah Suci. Mendaftar Haji Sejak 2013
Tata Cara Masuk ke Raudhah saat Ibadah Haji 2024. Wajib Singgah, Rasulullah SAW Pernah Menyebut Raudhah Taman Surga. Area Mustajab untuk Berdoa