Pada 28 Juni 2020, Dr Chilima dilantik untuk masa jabatan keduanya sebagai Wakil Presiden republik Malawi.
Beliau meraih gelar PhD di bidang Manajemen Pengetahuan dari Universitas Bolton, dan gelar Master di bidang Manajemen Pengetahuan Ekonomi serta gelar Sarjana Ilmu Sosial, Ilmu Komputer dan Ekonomi dari Universitas Malawi.
Dr. Chilima adalah orang Malawi pertama yang mengepalai Airtel Malawi, perusahaan telekomunikasi seluler terkemuka perusahaan di negara Afrika bagian selatan.
Sebelum merambah di bidang telekomunikasi, beliau menjabat Senior Posisi Penjualan Pemasaran di sektor perbankan dan sektor barang konsumsi yang bergerak cepat yaitu Perusahaan Penyewaan dan Pembiayaan, Unilever Malawi, Coca cola dan Carlsberg.
Wakil Presiden Chilima adalah seorang yang berprestasi, gila kerja, dan selalu berprestasi di mana pun dia berada.
Dia mendorong pertumbuhan bisnis dari 357.000 pelanggan pada tahun 2006 menjadi 2.800.000 pelanggan pada bulan Desember 2012 dan meningkatkan kepuasan karyawan dari 50 persen pada tahun 2006 menjadi 80 persen pada tahun 2012 untuk Airtel Malawi.
-;Mengkoordinasikan keberhasilan rebranding Celtel menjadi Zain pada tahun 2008 yang diukur berdasarkan total kesadaran pasar sebesar 52% (per April 2010) dan mobilisasi dukungan karyawan. Lebih jauh transisi yang sukses dari Zain ke Airtel pada bulan November dan mendapatkan kesan positif semua pemangku kepentingan.
- Berkontribusi signifikan terhadap kinerja OPCO sehingga perusahaan mendapatkan penghargaan “OPCO of the Year 2008” serta “Initiative of the Year” dengan Quick Refill Center (QRC).
- Berhasil mengarahkan penerapan model outsourcing yang unik dan inovatif di ruang telekomunikasi untuk Airtel Malawi di Jaringan, Pusat Panggilan, dan departemen TI saat berada di sekaligus memastikan gangguan minimal atau tidak ada sama sekali terhadap operasional bisnis
Pengalaman Profesional
Saulos Chilima pernah menjadi Managing Director Airtel Malawi Limited, Lilongwe, Malawi 2010 – 2014
Diangkat sebagai Managing Director bisnis dengan omzet US$ 160 juta, perusahaan dengan 231 karyawan melayani 82 persen penduduk Malawi dengan layanan roaming internasional dan layanan data EDGE, SMS, dan MMS, serta transfer uang seluler Airtel dan layanan “satu jaringan”, memungkinkan pelanggan prabayar menikmati layanan roaming di jaringan GSM Airtel lain di luar Malawi.
Mengembangkan, melaksanakan dan memantau rencana strategis, mengawasi penyampaian jaringan negara target kinerja dan indikator kinerja utama (Pelanggan, keuangan, SDM, Jaringan manajemen, layanan Pelanggan) dan mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan, dan mengidentifikasi dan mengeksekusi inisiatif strategis tambahan (penetapan harga, produk, promosi) untuk memastikan penyampaian target.
Mengarahkan anggota tim untuk mencapai tingkat kinerja tinggi dan karyawan yang disepakati pertunangan. Pertumbuhan Pelanggan dan Keuntungan Pangsa Pasar. Menumbuhkan basis pelanggan dari 1.850.000 pada tahun 2010 menjadi 2, 800.000 pada tahun 2012 mewakili 64 persen pangsa pasar.
- Kepemimpinan Pasar.
Artikel Terkait
Update Pesawat Jatuh di BSD Tangerang : Ternyata Bukan Cessna 172, Ini Spesifikasi Pesawat Tecnam P2006T
Wakil Presiden Malawi Saulos Chilima Hilang Kontak Bersama 9 Orang Lainnya. Pesawat Militer Belum Terdeteksi dan Masih Dicari