Bagian atas dipadukan dengan celana olahraga putih, memadukan kesan luwes, bersih, atletis dan keanggunan.
Dilansir dari laman media mode internasional Vanity Fair disebut bahwa kreasi setelan ini merupakan wujud pendekatan holistik yang menghormati kinerja atletik dan kebanggaan budaya.
Setiap karya merupakan penghormatan terhadap warisan budaya Indonesia yang dinamis, dan meningkatkan rasa persatuan dan kepemilikan.
“Tujuan saya adalah menciptakan desain yang mencerminkan kebanggaan, semangat, dan ketahanan bangsa, sekaligus memastikan para atlet kita tampil dan merasakan yang terbaik saat bertanding di pentas dunia,” kata Didit, dikutip Jumat 26 Juli 2024.
Didit mengungkapkan dalam artikel itu bahwa dirinya terinspirasi dari sosok Raden Saleh, seorang pelukis romantis asal Jawa.
Perjalanan seniman dari Jawa Tengah hingga ke istana Eropa pada abad ke-19 mencerminkan kebangkitan Indonesia di kancah global.
Karya-karya Raden Saleh yang hadir di ruangan Rijksmuseum dan Louvre merupakan perpaduan antara akar Jawa dan romantisme Eropa, sebuah warisan seni yang berhasil disampaikan Didit dengan apik melalui mode fesyen.
Selain Vanity Fair, artikel mengenai desain baju opening ceremony bagi tim Indonesia di Olimpiade ini juga dimuat di majalah Vogue Prancis dan majalah Numero Prancis.
(*)
Artikel Terkait
Tampil Fit Pascaoperasi Cedera Kaki, Prabowo Subianto Lari Kecil dan Pose Gaya Silat di Istana Negara saat Penuhi Undangan Presiden Jokowi
Momen Hangat Prabowo Subianto Mengantar Pulang Perdana Menteri Papua Nugini James Marape Seusai Berkunjung ke Kantor Kementerian Pertahanan
Ternyata Ini Alasan Prabowo Subianto Sering Diminta Duduk Sebelah Jokowi di Sejumlah Rapat Penting
Menhan Prabowo Subianto Disambut Emmanuel Macron di Istana Elysee Prancis dengan Jajar Kehormatan
Hadiri Opening Ceremony Olimpiade Paris 2024 saat Diguyur Hujan Deras, Menhan Prabowo Subianto Lambaikan Tangan dan Beri Semangat Kontingen Indonesia