Untuk Memuluskan Transisi Pemerintahan, Prabowo Subianto Beri Arahan kepada Para Calon Wamen agar Tancap Gas Kerja Maksimal

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 14:18 WIB
Agar Masa Transisi mulus, Prabowo Minta para anggota kabinet untuk kerja maksimal (dok.istimewa)
Agar Masa Transisi mulus, Prabowo Minta para anggota kabinet untuk kerja maksimal (dok.istimewa)

KALIMANTANSATU.COM, BOGOR - Presiden terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto memberikan arahan kepada sejumlah calon wakil menteri di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis 17 Oktober 2024 setelah sehari sebelumnya kepada para calon menteri.

Hal ini dilakukan oleh Prabowo agar transisi pemerintahan dari Jokowi kepada dirinya dapat berjalan mulus dan tancap gas bekerja dengan maksimal.

Mantan Staf Khusus Presiden Jokowi, Aminuddin Ma'ruf menyebut kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran akan langsung bekerja usai dilantik pada 20 Oktober 2024.

Salah satu fokus Prabowo adalah mematangkan program hilirisasi dan industrialisasi.

Baca Juga: Prabowo Subianto Berulangtahun, Khofifah Indar Parawansa dan Para Buruh di Sidoarjo Berikan Al-Fatihah

"Pak Prabowo menekankan, komitmen beliau untuk melanjutkan hilirisasi dan industrilialisasi di semua sektor yang sudah dimulai oleh pemerintahan Jokowi sebagai syarat mutlak untuk indonesia menuju great powers country,” ujar Aminuddin.

Prabowo mengungkapkan beberapa tahapan transformasi agar Indonesia bisa menjadi negara maju serta beradidaya.

Salah satunya menjawab tantangan global di bidang pertahanan keamanan, kemajuan teknologi, ekonomi sehingga Indonesia bisa sejajar dengan bangsa lain.

"Dia (Prabowo) menjabarkan dengan sangat detail. Bagaimana kekuatan bangsa yang lain, kekuatan dan kelemahan Indonesia begitu ya, kekurangan Indonesia dan diperbandingkan dengan negara-negara yang lain," tutur Aminuddin.

Baca Juga: Prabowo Subianto Kumpulkan Calon Anggota Kabinet di Hambalang. Bahas Isu Geopolitik hingga Ekonomi

Prabowo ingin kelebihan negara menjadi kekuatan yang terus dikembangkan.

Sedangkan, kelemahannya menjadi tantangan yang harus segera mendapatkan solusinya.

"InshaAllah lah inshaallah. positifnya transisi seperti ini dari pemerintahan pak Jokowi dan oak Prabowo berjalan baik. InshaAllah tidak ada jeda waktu lagi setelah dilantik kabinet. InshaAllah nanti kami langsung kerja maksimal," ucap Aminuddin.

Sementara mantan Wali Kota Bogor Bima Arya yang turut mengikuti pembekalan pada hari itu menyampaikan pentingnya menyamakan frekuensi dan perspektif antar-anggota kabinet dari latar belakang beragam serta menekankan prioritas pemerintahan ke depan.

"Kata beliau, latar belakang anggota kabinet berbeda-beda. Ada aktivis, ada budayawan, politisi. Maka dari itu, harus disamakan frekuensinya, perspektifnya," kata Bima.

Menurutnya, pembekalan adalah satu langkah mempersiapkan transisi pemerintahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X