Dari kedekatannya itu, Asmujiono diberi insentif pribadi oleh Prabowo usai dirinya memutuskan mengundurkan diri dari TNI tahun 2011 lalu.
“Bapak Prabowo bilang insentif itu untuk biaya membeli susu untuk anak saya. Karena saya pendek, istri saya juga pendek. Maka supaya anak saya tidak pendek, harus diberi susu terus. Saya diberi insentif Rp 5 juta setiap bulan, dan itu berlangsung sampai sekarang,” tuturnya dalam sebuah wawancara Februari lalu.
Asmujiono mengakui bahwa anak-anaknya tumbuh dengan baik berkat asupan susu dan makanan bergizi dari insentif Prabowo.
Bahkan, Anak sulungnya berhasil masuk ke Akademi Militer di Magelang dengan tinggi badan 185 cm.
“Anak sulung saya sudah saya buktikan bahwa asupan susu dan makanan bergizi sangat baik untuk pertumbuhan anak,” terangnya.
Prabowo di mata Asmujiono Asmujiono menilai Prabowo sebagai sosok yang tegas.
Namun di balik ketegasannya, Prabowo adalah orang yang cerdas, loyal, nasionalis, serta sangat memegang komitmen.
“Seperti kabinet sekarang, namanya Merah Putih itu sesuai dengan jiwa beliau. Saya tahu itu. Karena saya salah satu saksi hidup beliau,” tegasnya. “Kalau terkait komitmen, saya rasa untuk menteri-menteri sekarang, jika tidak sesuai dengan visi beliau dan visi bangsa, saya pastikan Pak Prabowo akan bersikap tegas kepada mereka,” sambungnya.
Salah satu prajurit kebanggaan Prabowo
Saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), Presiden Prabowo Subianto sempat mengenang ketika menjabat sebagai Danjen Kopassus.
Salah satu sosok yang melekat di ingatannya adalah Asmujiono.
Prabowo menyebut pria asal Malang itu tak memenuhi syarat untuk bergabung dengan Kopassus karena terhalang tinggi badan.
Namun, akhirnya Prabowo memberikan dispensasi dengan menerima Asmujiono di Kopassus.
“Namanya Asmujiono, hampir enggak masuk Kopassus karena dia tingginya hanya 165 (sentimeter), untuk masuk Kopassus waktu 170 (sentimeter). Tapi dia kuatnya bukan main, akhirnya saya kasih dispensasi, masuk,” ujar Prabowo saat memberikan orasi ilmiahnya di hadapan wisudawan Universitas Pancasila, Jakarta, dikutip dari Youtube Universitas Pancasila, Selasa (7/6/2022).
Keputusan Prabowo menerima Asmujiono pun berbuah manis. Pada tahun 1996, Prabowo mengorganisasi Ekspedisi Merah Putih untuk menaklukan puncak Gunung Everest.
Artikel Terkait
Rapat Kabinet Perdana, Presiden Prabowo Subianto Imbau Para Menteri Tidak Bikin Birokrasi Ribet dan Beri Pelayanan Terbaik untuk Rakyat
Presiden Prabowo Subianto Minta Para Menteri Kurangi Acara Seremonial dan Perjalanan Luar Negeri
Pesan Presiden Prabowo Subianto ke Menteri Kabinet Merah Putih : Copot Pejabat yang Tidak Patuh dan Tidak Kerja Keras daripada Bikin Susah
Tangis Haru dan Doa Warga Bertemu Presiden Prabowo Subianto: Akhirnya Saya Dapat Tandatangan Beliau
Survei LSI Denny JA Ungkap Kepercayaan Publik ke Presiden 83,5%, Pengamat: Rakyat Bersama Prabowo
Ternyata Ini Alasan Presiden Prabowo Subianto Kemahkan Para Menteri Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Demokratisasi yang Paling Cepat Dirasakan Rakyat adalah Akses Pendidikan dan Kesehatan
Presiden Prabowo Subianto Imbau Semua Kementerian/Lembaga Segera Eksekusi Makan Bergizi Gratis Secara Tepat Sasaran dan Terukur
Pengamat Politik Nilai Pengarahan Presiden Prabowo Subianto di Rapat Kabinet Merah Putih Perdana Tegas dan Tepat Sasaran
Siswa SD Penerima Makan Bergizi Gratis Titip Surat untuk Prabowo-Gibran, Isinya Doa