Adapun, anggaran yang dialokasikan untuk sejumlah Kemenko yakni, Kementerian Koordinator Bidang Politik Keamanan sebesar Rp268,28 miliar dan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan sebesar Rp9,03 miliar.
Selanjutnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebesar Rp456,76 miliar, serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sebesar Rp345,5 miliar.
Baca Juga: Permintaan Presiden Prabowo Subianto saat Bicara di Bank Indonesia: Jaga Uang Rakyat, Harus Bijak
Zulhas selaku kepala di Kementerian Koordinator Bidang Pangan akan mendapatkan jatah anggaran sebesar Rp44,09 miliar.
Terakhir, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sebesar Rp230 miliar dan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebesar Rp139,73 miliar.
Berkaca dari pembagian rencana anggaran dalam rapat Banggar DPR bersama para Menko RI tersebut, sebelumnya Said pernah membahas soal Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2025.
Ketua Banggar DPR: Tak Ada Perubahan Postur APBN 2025
Dalam kesempatan berbeda, Said pernah menyampaikan tidak ada perubahan terhadap postur APBN 2025.
Saat itu, pemerintah beserta Banggar DPR sepakat untuk membawa RUU APBN 2025 ke tahap pengambilan keputusan Tingkat II atau Rapat Paripurna pada September 2024.
"Apakah hasil rapat kerja hari ini kita sepakati dan akan kita lanjutkan dalam Rapat Paripurna tanggal 19 September (2024)," ujar Said dalam Rapat Pembicaraan Tingkat I RUU APBN 2025, Jakarta, pada Selasa, 17 September 2024 lalu.
Prabowo Leluasa Mengatur APBN 2025 Untuk Kementeriannya
Said menerangkan postur APBN 2025 tidak akan berpengaruh terhadap jumlah kementerian yang tergolong banyak di era pemerintahan Prabowo.
"Karena ini tidak ada hubungan dengan postur," ungkap Said kepada wartawan usai rapat dalam kesempatan yang sama di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa, 17 November 2024.
Ketua Banggar DPR itu menyebut Undang-Undang APBN 2025 memberikan keleluasaan anggaran bagi presiden terpilih untuk menambah kementerian dan badan atau memecah kementerian yang ada.
"Maka anggarannya kemudian disiapkan di cadangan lain-lain," tutup Said.
Artikel Terkait
Sindikat Perdagangan Manusia untuk Operator Jud1 Onl1n3 di Kamboja Diungkap Polres Kubu Raya ! Aksi Rekrutmen Lewat Facebook, Tawari Gaji Tinggi
Apresiasi Paslon Pilgub Kalbar 2024 Saling Ucap Selamat, Tokoh Pemuda Kubu Raya Rizky Prabowo: Sikap Ksatria Berjiwa Besar dan Teladan bagi Masyarakat
Kolonel Laut (P) Roby Edevaldo Jabat Aspers Danlantamal XII Pontianak, Laksamana Pertama TNI Avianto Rooswirawan : Bagian Penting dari Regenerasi
TNI AL Melalui Prajurit Yonmarhanlan X Jayapura Pasmar 3 Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Ganja di Pelabuhan Port Numbay
6 Info Kalbar Ini Wajib Diketahui ! Dari Nama Kabupaten di Kalbar Hingga Luas Wilayah, Klimatologi, Hidrologi, Topografi, Geologi dan Batas Wilayah
Viral Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jaksel ! Remaja Berusia 14 Tahun itu Ngaku Dapat Bisikan Misterius, AKBP Gogo Galesung Sampaikan Hasil Tes Urine
Sempat Lakukan Hal Ini Sebelum Tak Sadarkan Diri ! Bagaimana Kondisi Terbaru Edoardo Bove Kolaps saat Fiorentina vs Inter Milan ?
Seru Gaes ! Jamselinas 2024 Bakal Bawa Ribuan Pesepeda Demi Bikin Kota Malang Jadi Lautan Sepeda Lipat, Intip Daftar Acaranya
Andika Perkasa-Hendi Kalah di Pilkada Jateng 2024 Versi Quick Count ! Kok Bisa ? PDIP Justru Sebut Jawa Tengah Masih Jadi Kandang ‘Banteng’
Panjatkan Doa dan Sampaikan Harapan, Purnawirawan TNI Bangga Sujiwo-Sukiryanto Menang Pilkada Kubu Raya 2024