Dilaporkan karena dianggap beri jawaban yang etis
Meski menjadi saksi atas permintaan Kejagung, Bambang Hero Saharjo harus menghadapi tuntutan hukum dari salah satu ormas Bangka Belitung, dengan pelapornya adalah Andi Kusuma.
Menurutnya, Bambang Hero Saharjo tidak mencerminkan diri sebagai saksi ahli persidangan karena jawabannya yang dianggap tak etis.
“Saya malas Yang Mulia,” jawab Bambang Hero Saharjo ketika ditanya perhitungan kerugian negara Rp271 T oleh penasihat hukum.
“Sangat tak etis dalam menjawab pertanyaan dari seorang majelis hakim,” kata perwakilan AK Law Firm, tim kuasa hukum Andi Kusuma kepada media pada Selasa, 7 Januari 2025.
Pada hari yang sama, pihaknya telah melayangkan surat somasi pada Bambang Hero Saharjo melalui rektorat IPB.
Dianggap Bukan Ahlinya Untuk Menghitung Kerugian Negara
Tim kuasa hukum Andi Kusuma menambahkan kalau perhitungan mengenai kerugian negara terlalu dibuat-buat.
Kemunculan angka Rp271 T sebagai total kerugian negara itu dianggap ikut memberikan kerugian pada masyarakat Bangka Belitung.
“Bapak Bambang Hero bukan ahli di bidang perhitungan kerugian negara, dia hanya lingkungan,” kata Andi pada awak media, Rabu, 8 Januari 2025.
Sementara pihak Kejagung menyatakan jika ahli memberikan keterangannya atas dasar pengetahuan yang kemudian diolah dan dihitung oleh auditor negara.
(*)
Artikel Terkait
Ternyata Ini Manfaat Kandungan Kaviar dalam Skincare yang Dipakai Syahrini dan Efek Samping yang Sering Dihindari
Bagaimana Nasib Saham Rp267 Miliar Milik Raffi Ahmad di STY Foundation Setelah Shin Tae Yong Dipecat dari Pelatih Timnas ? Benarkah akan Melayang ?
Tiba di Malaysia Disambut Pejabat Tinggi dan Jajar Kehormatan, Presiden Prabowo Subianto Bincang Akrab dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim
Tanpa Gegap Gempita dan Penuh Kesederhanaan, PDI Perjuangan Kalbar Rayakan HUT ke-52
Sudah 80 Tahun Jalani Makan Bergizi Gratis, Jepang Tertarik Dukung Program Presiden Prabowo Subianto di Indonesia
Bertemu Presiden Prabowo Subianto, PM Jepang Shigeru Ishiba Ungkap Ketertarikan Dukung Swasembada Pangan Indonesia hingga Makan Bergizi Gratis
Momen Presiden Prabowo Subianto Sambut Meriah PM Jepang Shigeru Ishiba dengan Pasukan Kehormatan dan 21 Dentuman Meriam
Akui Mobil RI-36 Miliknya, Raffi Ahmad Nilai Gestur Patwal yang Tunjuk Taksi Alphard Bukan Arogan tapi Cemas Bentrok Pengendara Gegara Ini