Selama enam hari pelaksanaan, OMC melibatkan 10 sorti penerbangan dengan total durasi 19 jam 36 menit.
"Sebanyak 8.000 kilogram bahan semai NaCl digunakan untuk penyemaian awan," tambah Isnawa.
Dampak OMC terhadap Curah Hujan
Isnawa menyebutkan bahwa meskipun tidak ada penerbangan pada 27 Desember, hasil OMC tetap menunjukkan penurunan signifikan dalam curah hujan.
Berdasarkan data satelit GSMap, curah hujan di Jakarta selama periode OMC berkisar antara 0 hingga 40 mm per hari, dengan puncak mencapai 40 mm per hari pada 25 Desember 2024.
"Sebelum pelaksanaan OMC, curah hujan tercatat sebesar 17.8 mm pada tanggal 24 Desember. Selama OMC, curah hujan maksimum tercatat sebesar 68 mm, tanpa adanya curah hujan yang melebihi 100 mm," jelasnya.
Lebih lanjut, hasil analisis menunjukkan bahwa OMC mampu mengurangi intensitas hujan sebesar 38 persen berdasarkan data GSMap dan 28 persen berdasarkan prediksi GFS terhadap data penakar curah hujan aktual.
"Ini merupakan pencapaian yang signifikan dalam upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta," tegas Isnawa.
OMC juga merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan ketahanan dan keselamatan masyarakat terhadap bencana alam.
Isnawa berharap keberhasilan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan teknologi modifikasi cuaca yang lebih efektif di masa mendatang.
Proses Modifikasi Cuaca
Edvin Aldrian, peneliti bidang iklim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), menjelaskan bagaimana proses modifikasi cuaca dilakukan untuk menciptakan hujan buatan di wilayah Jabodetabek.
Baca Juga: TEGAS ! Presiden Prabowo Subianto: TNI dan Polri Harus Selalu Mawas Diri dan Koreksi Diri
"Tujuan hujan buatan adalah memperbesar engine awan agar tumbuh ke atas dengan menambah Cloud Condensation Nuclei (CCN) dan agar tumbuh ke bawah dengan menambah garam (NaCl atau natrium klorida), sehingga hujan turun lebih banyak," terangnya Edvin pada 2023 silam.
Artikel Terkait
Ada Rekor MURI Hendak Dipecahkan di Kalbar ! Pj Gubernur Harisson Matangkan Persiapan Saprahan Khatulistiwa 2025
Suasana Tahun Baru Imlek 2025 Meriah di Kota Pontianak. Hadiri Undangan Yayasan Marga Yo, Ini Harapan Pj Gubernur Kalbar Harisson di Tahun Ular Kayu
Panduan Cara Cek Obat BPJS Kesehatan Lewat HP Online ! Mudah Banget di Link e-fornas.kemenkes.go.id/index.php
Kalender Akademik UT 2025 S1 Terbaru ? Cek Jadwal Pembayaran LIP Admisi Mahasiswa Baru dan Tanggal Unggah Berkas Mahasiswa Baru UT
Presiden Prabowo Subianto Ingatkan Pimpinan TNI-Polri : 'Rakyat Menuntut Dedikasi yang Tinggi'
TEGAS ! Presiden Prabowo Subianto: TNI dan Polri Harus Selalu Mawas Diri dan Koreksi Diri
Film Insidious 6 Tunda Tanggal Tayang, Penonton Setia Cerita Horor Keluarga Lambert Harus Bersabar Sampai Kapan ?
Apa Respons Sri Mulyani Soal Permintaan Badan Gizi Nasional Tambah Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp100 Triliun ?
Tolak Penawaran Donald Trump yang Ngotot Pindahkan Warga Gaza ke Berbagai Negara, Masyarakat: Mereka yang Pergi Tidak Pernah Kembali
Apa Kegiatan Shin Tae-yong Sekarang Setelah Dipecat dari Pelatih Timnas Indonesia ? Ternyata Ikut Kegiatan Lain yang Bikin Heboh Media Sosial