KALIMANTANSATU.COM - Pemerintah tengah merencanakan perubahan signifikan dalam skema penyaluran LPG 3 Kg.
Jika sebelumnya gas melon ini disalurkan melalui pengecer, kedepannya distribusi akan langsung dilakukan ke pangkalan resmi.
Tujuan utama perubahan ini adalah untuk memastikan harga gas tetap sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah dan dapat dinikmati masyarakat secara merata.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari penataan penyaluran subsidi LPG 3 kg.
"Ini kita kan lagi menata. Ini kan bagaimana harga ini terima oleh masyarakat. Bisa justru dengan batasan harga yang ditetapkan oleh pemerintah," ungkapnya di Kementerian ESDM, Jumat 31 Januari 2025.
Dengan penataan ini, Yuliot menjelaskan, pengecer yang selama ini menjadi penjual LPG 3 kg akan dihapuskan.
Semua penyaluran gas melon nantinya akan dilakukan melalui pangkalan yang stoknya langsung dari Pertamina.
Hal ini juga memungkinkan pengecer yang ingin beralih menjadi pangkalan resmi untuk melakukannya dengan mudah.
Syaratnya, mereka hanya perlu mendaftarkan nomor induk berusaha (NIB) secara online.
"Jadi yang pengecer, justru kita jadikan pangkalan. Itu ada formal untuk mereka mendaftarkan nomor induk berusaha terlebih dulu. Jadi ini kan seluruh Indonesia kan bisa, ini pendaftaran secara online. Ini juga seharusnya tidak ada kendala," tambah Yuliot.
Tujuan Penghapusan Pengecer untuk Harga yang Seragam
Penghapusan pengecer ini bertujuan untuk memutus mata rantai distribusi yang selama ini mengakibatkan harga gas melon tidak merata.
Dengan adanya perubahan ini, harga LPG 3 Kg di seluruh Indonesia akan lebih seragam dan tidak ada lagi harga yang jauh melebihi harga yang ditetapkan pemerintah.
Artikel Terkait
Tak Hanya Ambisi ke Piala Dunia 2026, Erick Thohir Ajak Patrick Kluivert cs ke Indonesia demi 'Generasi Emas' Skuad Timnas Garuda
Punya Harta Rp1 Triliun Tetapi Cicilannya Rp136 Miliar, Raffi Ahmad Akui Pernah Punya Cicilan Mencapai Miliaran Tiap Bulannya. Intip Perjalanannya
Terungkap Alasan PSSI Boyong Patrick Kluivert Jadi Juru Taktik Anyar Timnas Indonesia, Apa Saja ?
Mengapa Tukin Dosen ASN 2020-2024 Tidak Bisa Cair ? Benarkah Jika Cair Dianggap Langgar Aturan ?
Kesejahteraan Desa Disebut Bisa Naik dengan Ikut Menyokong Program Makan Bergizi Gratis, Ada Aturan Tentang Ikut Berpartisipasi dalam Ketahanan Pangan
Bill Gates Ungkap Tanda-tanda Kiamat Sudah Terlihat ! Sampai Singgung tentang Indonesia
Ada Kasus Penembakan 5 WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Subianto Wanti-wanti untuk Tidak Masuk Negara Asing dengan Jalur Ilegal
BMKG Temukan 3 Bibit Siklon Tropis ! Masyarakat Diimbau Waspada dengan Cuaca Ekstrem. Apakah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang ?
Baru Saja Terlihat Bersama Sambangi Korban Kebakaran Los Angeles, Mencuat Rumor Pernikahan 6 Tahun Pangeran Harry dan Meghan Markle Kandas
Ini 6 Info di Balik Layar untuk Menyambut Squid Game 3, Terungkap Fakta Season 2 dan 3 Harusnya Rilis Bersama