“A poem of prayer and gratitude from the people of java to Sultan Abdulmecid Khan and to Muhammad Hasib Pasha, the Governor of Hejaz and Syakh Al-Haram, for ensuring the security and peace of the holy lands and the prosperity of the people with their just administration,” demikian keterangan di cendera mata itu.
“Puisi doa dan rasa syukur masyarakat Jawa kepada Sultan Abdulmecid Khan dan kepada Muhammad Hasib Pasha, Gubernur Hijaz dan Syakh Al-Haram, yang telah menjamin keamanan dan kedamaian tanah suci serta kesejahteraan umat dengan pemerintahannya yang adil,” demikian dalam bahasa Indonesia.
(*)
Artikel Terkait
Makan Bergizi Gratis Menjadi Salah Satu Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto, Ini Kata Wapres Gibran Rakabuming Raka
Lagi-lagi Ungkit Korupsi di Pidato Terbaru, Presiden Prabowo Subianto : Mbok Ya Sadar, Kembaliin Uang Rakyat
Hadiri Kongres Muslimat NU di Surabaya, Presiden Prabowo Subianto : Ada yang Mau Pisahkan Saya dengan Pak Jokowi, Lucu Juga
Ingat Perjuangan Sang Ibu, Presiden Prabowo Subianto : Emak-emak yang Menentukan Masa Depan Bangsa Ini
Momen Presiden Prabowo Subianto Sambut Hangat Erdogan di Halim: Assalamualaikum, How Are You?
Di Hadapan Presiden Prabowo Subianto, Erdogan Puji Ketegasan Indonesia Bela Palestina
Temui Presiden Prabowo Subianto, Erdogan Ungkap Komitmen Turki Garap IKN Libatkan Perusahaan Kelas Dunia
Warga Turut Bergembira ! Saat Momen Kehangatan Presiden Prabowo Subianto Sambut Erdogan di Istana Bogor
Bertemu Erdogan, Presiden Prabowo Subianto Ingin Perdagangan Indonesia dan Turki Makin Kuat
Di Hadapan Erdogan, Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Ingin Produksi Bersama Industri Pertahanan Indonesia dan Turki