Ia juga mempertanyakan mengapa ada 8 syarikah yang dilibatkan dalam ibadah haji untuk jemaah Indonesia pada tahun ini.
“Seharusnya Kementerian Agama telah melakukan identifikasi masalah dan langkah-langkah mitigasi sebelum menerapkan kebijakan ini dan apakah kekacauan yang terjadi saat ini sudah diketahui dan diantisipasi oleh Kemenag?” sambungnya.
Lebih lanjut, ia mendesak kementerian terkait untuk segera mencari solusi atas pelaksanaan sistem 8 syarikah di periode haji tahun ini.
Baca Juga: Sama-sama Mendapatkan Pelayanan Premium, Apa Perbedaan Haji Khusus dan Haji Furoda ?
“Kami memberikan kesempatan kepada Kemenag dan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah untuk bertindak cepat menangani masalah ini,” ucap anggota DPR yang kerap dipanggil Kiai Maman tersebut.
“Kami tidak dapat menerima jika penggunaan delapan syarikah ini justru menyengsarakan jemaah haji Indonesia,” tandasnya.
(*)
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Subianto Sapa Calon Jamaah Haji di Bandara: Mabrur ya Pak, Bu Semua
Biaya Haji Turun Rp 4 Juta, Presiden Prabowo Subianto Ingin Kerja Keras Turunkan Lagi: Kita Harus yang Termurah
Jamaah Haji Indonesia Sampaikan Terima Kasih ke Presiden Prabowo Subianto: 'Alhamdulillah, Ongkos Haji Turun'
Inspiratif, Kisah Penjual Bakso Naik Haji 2025 ! Pasangan Suami-Istri Asal Jateng itu Sabar Menyisihkan Hasil Dagang Selama 27 Tahun
Bikin Haru, Kisah Penjual Sate Naik Haji 2025 ! Buah dari Kesabaran Menabung Selama 55 Tahun
PPIH Sediakan Bus Shalawat untuk Jemaah Haji Indonesia 2025. Beroperasi 24 Jam dan Punya 27 Rute, Layani Transportasi dari Hotel ke Masjidil Haram
Sama-sama Mendapatkan Pelayanan Premium, Apa Perbedaan Haji Khusus dan Haji Furoda ?
Selain Jemaah Haji Reguler, Rombongan Jemaah Haji Khusus dari Indonesia Mulai Tiba di Makkah Arab Saudi
Apa itu Haji Khusus ? Rombongan Pertama Haji Khusus dari Indonesia Mulai Tiba di Arab Saudi