KALIMANTANSATU.COM - Direktorat Siber Polda Metro Jaya sukses menangkap dua pelaku pembobolan rekening dengan modus penyebaran file APK.
Keduanya berinisial EC (28) dan IP (35), yang menyasar seorang pensiunan sebagai korban.
Dalam konferensi pers, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menyebut bahwa kasus ini merupakan tindak pidana akses ilegal dan pengambilalihan sistem elektronik tanpa izin.
"Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya melakukan pengungkapan kasus tindak pidana illegal access dan/atau memindahkan sistem elektronik milik orang lain tanpa izin,” kata Reonald dikutip pada Sabtu 7 Juni 2025.
Baca Juga: Komisi III DPR Tolak Wacana Legalisasi Kasino di Indonesia : ‘Belum Waktunya, Kultur Kita Berbeda’
“Korban merupakan seorang pensiunan," sambung Reonal.
Adapun modus yang dipakai pelaku terbilang klasik dengan mengirimkan tautan dalam bentuk file.
Mereka mengirimkan tautan dalam bentuk file APK (aplikasi Android) ke korban, yang kemudian mengikuti instruksi untuk mengunduh dan menginstal file tersebut.
Setelah aplikasi terpasang, pelaku mulai mengakses sistem perbankan milik korban tanpa izin.
Transaksi dilakukan melalui layanan m-banking milik korban, yang saat itu tidak menyadari bahwa dananya sedang dikuras habis.
Sebelum itu, korban juga diminta mengisi berbagai data pribadi penting.
"Korban mengisi data sesuai formulir, finger print, foto, video selfie, serta diminta untuk mentransfer uang meterai sebesar Rp 10 ribu," ungkap Reonald.
Data-data tersebut kemudian dipakai pelaku untuk mengakses kemudian melakukan transaksi.
Setelah itu, korban menerima notifikasi adanya transaksi dengan jumlah sangat besar.
Baca Juga: Kamu Banyak Makan Olahan Daging Kurban Idul Adha Gaes ? Ini 4 Makanan yang Bisa Jadi Penetral
Artikel Terkait
Sering Diabaikan, Ini 4 Cara Mengasah Pisau Agar Tajam dan Gampang untuk Memotong Daging Kurban Idul Adha 2025
Bukan Pulau Gag, Aktivitas Dua Perusahaan Ini yang Justru Ancam Pulau Geopark Raja Ampat
175 Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia, Kemenag RI Ungkap Paling Banyak karena Penyakit Jantung
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq Pastikan PT GAG Nikel Tetap Jalankan Operasional Berkelanjutan. Hasil Penilaian Lapangan Sesuai Kaidah Lingkungan
4 Penyebab Banyak Jemaah Haji Indonesia Tidak Kebagian Tenda saat Wukuf di Arafah
Sri Mulyani Pakai Rompi Anti Peluru ke Nduga : ‘Mungkin Belum Pernah Ada Menteri Keuangan ke Sini’
Gubernur Elisa Kambu Tegaskan Pulau Gag Tidak Tercemar Tambang Nikel: 'Pemberitaan Itu Hoaks'
Bukan PT GAG Nikel yang Merusak Raja Ampat, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq Sebut 2 Perusahaan Lain yang Lakukan Pelanggaran dan Pencemaran
Kamu Banyak Makan Olahan Daging Kurban Idul Adha Gaes ? Ini 4 Makanan yang Bisa Jadi Penetral
Komisi III DPR Tolak Wacana Legalisasi Kasino di Indonesia : ‘Belum Waktunya, Kultur Kita Berbeda’