Wamenpar Ni Luh Puspa Pacu Sinergi Paket Wisata 3B untuk Tingkatkan Daya Saing Bali Utara dan Bali Barat

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 23 Juni 2025 | 15:23 WIB
Wamenpar Ni Luh Puspa saat membuka Forum Diskusi "Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas Paket Wisata 3B" di Pantai Lovina, Buleleng, Minggu (22/6/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Humas Kemenpar)
Wamenpar Ni Luh Puspa saat membuka Forum Diskusi "Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas Paket Wisata 3B" di Pantai Lovina, Buleleng, Minggu (22/6/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Humas Kemenpar)

KALIMANTANSATU.COM, BULELENG - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong pengembangan paket wisata integratif BanyuwangiBali BaratBali Utara (3B) untuk mendistribusikan arus wisatawan secara merata dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat lokal.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menyampaikan, penjualan paket wisata 3B menunjukkan peningkatan 5–10%.

"Kita patut mengapresiasi hal ini, tapi kita tidak boleh puas dengan angka ini. Maka itulah saya katakan berkali-kali (paket) 3B harus kita dorong. Saya ingin wisatawan itu benar-benar bisa tersebar merata ke seluruh tempat di Bali yang kekayaannya tidak ada habisnya," ujar Wamenpar Ni Luh Puspa saat membuka Forum Diskusi "Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas Paket Wisata 3B" di Pantai Lovina, Buleleng, Minggu (22/6/2025).

Baca Juga: Wamenpar Ni Luh Puspa Tegaskan Quality Tourism Tak Hanya soal Jumlah Kunjungan, tapi Juga Pengalaman Unik untuk Wisatawan

Wamenpar menuturkan, terdapat sejumlah aspirasi dari para pelaku industri terkait penguatan paket wisata 3B.

Yakni terkait transportasi laut dengan kapal cepat dari Banyuwangi menuju destinasi di Bali Barat dan Bali Utara. Misalnya dari Banyuwangi ke Pantai Lovina.

Saat ini, fasilitas dermaga di Banyuwangi sudah siap untuk digunakan yakni melalui Dermaga Boom. Operator kapal cepat juga sudah menyatakan siap untuk beroperasi.

"Tapi yang masih jadi PR (pekerjaan rumah) adalah bagaimana dermaga untuk menerimanya di Pantai Lovina," ujar Wamenpar.

Wamenpar Ni Luh Puspa saat membuka Forum Diskusi "Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas Paket Wisata 3B" di Pantai Lovina, Buleleng, Minggu (22/6/2025).
Wamenpar Ni Luh Puspa saat membuka Forum Diskusi "Penguatan Amenitas dan Aksesibilitas Paket Wisata 3B" di Pantai Lovina, Buleleng, Minggu (22/6/2025). (Kalimantansatu.com/Dok. Humas Kemenpar)

Selain itu, Wamenpar Ni Luh Puspa juga menekankan perlunya penguatan atraksi-atraksi di daerah Buleleng dan Jembrana yang sejalan dengan Bali sebagai destinasi pariwisata regeneratif.

"Buleleng dan Jembrana ini pariwisatanya harus berwujud regeneratif, jadi itu harus terus kita dorong sehingga kita bisa mendapatkan wisatawan yang berkualitas dan masyarakatnya mendapatkan manfaat yang berkualitas," ujar Wamenpar.

Baca Juga: Keindahan Raja Ampat Lokasi Wisata Liburan Sempurna ! Raja Ampat Adalah Surga Murni Terbaik di Papua Barat

Wamenpar berharap diskusi dengan berbagai stakeholder terkait pariwisata dapat menghasilkan solusi-solusi konkret untuk penguatan dan pengembangan paket wisata 3B.

Meski ia tetap mendorong seluruh pihak tetap mengoptimalkan berbagai atraksi, amenitas, dan aksesibilitas yang ada dalam penjualan paket wisata 3B.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X