Menyedihkan ! Kisah Bocah Hidup Bersama 6 Anjing di Rumah Kumuh, Hanya Bisa Menggonggong saat Berkomunikasi

photo author
Prabu Warah, Kalimantan Satu
- Senin, 7 Juli 2025 | 14:11 WIB
Pihak berwenang Thailand menyelamatkan seorang anak laki-laki berusia delapan tahun yang ditemukan tinggal bersama sekawanan anjing di distrik Lap Lae di Provinsi Uttaradit, Thailand Utara, Senin 30 Juni 2025. (Kalimantansatu.com/Dok. Viral Press)
Pihak berwenang Thailand menyelamatkan seorang anak laki-laki berusia delapan tahun yang ditemukan tinggal bersama sekawanan anjing di distrik Lap Lae di Provinsi Uttaradit, Thailand Utara, Senin 30 Juni 2025. (Kalimantansatu.com/Dok. Viral Press)

KALIMANTANSATU.COM, THAILAND - Pihak berwenang Thailand menyelamatkan seorang anak laki-laki berusia delapan tahun yang ditemukan tinggal bersama sekawanan anjing.

Bocah itu dilaporkan hanya dapat berkomunikasi dengan menggonggong.

Anak yang sangat terabaikan itu ditemukan saat pemeriksaan kesejahteraan pada Senin 30 Juni 2025.

Ia tinggal di sebuah rumah kumuh yang digambarkan sebagai sarang narkoba di distrik Lap Lae di Provinsi Uttaradit, Thailand Utara. 

Bocah tersebut ditemukan bersama ibunya yang berusia 46 tahun dan saudara laki-lakinya yang berusia 23 tahun.

Keduanya dilaporkan positif menggunakan narkoba.

Baca Juga: Ngeri ! Viral Wuling Air EV di Bandung Tetiba Hangus, Instagram Wuling Digeruduk Netizen: Mobil Listrik Kebakar Tuh, Min

Dilansir The Standard, para tetangga mengatakan kepada media lokal bahwa mereka sudah lama menjauhi keluarga itu.

Bocah lelaki itu tidak terdaftar di sekolah, sehingga tidak ditemani siapa pun selain enam anjing yang tinggal serumah dengannya.

Paveena Hongsakul, presiden yayasan aktivis lokal yang bergabung dengan polisi dalam operasi penyelamatan mengatakan, kondisi itu menyedihkan.

"Sungguh menyedihkan melihatnya. Dia tidak berbicara, dia hanya menggonggong." ujarnya.

I“Ibunya tidak mengizinkannya bersekolah sejak ia menerima subsidi pendidikan gratis. Setelah mendapat uang, ia hanya mengurungnya di rumah.” timpal Paveena Hongsakul.

Seorang guru yang mengetahui kasus tersebut mengatakan: "Rumah itu berada di zona merah narkoba. Anak itu tidak punya siapa-siapa, hanya anjing-anjing yang bisa diajak bermain."

Dikutip dari Khaosod English, anak tersebut diyakini hanya bersekolah satu kali, meskipun ibunya menerima tunjangan pemerintah sebesar 400 baht (sekitar £9) untuk mendukung pendidikannya.

Baca Juga: Jadwal Piala AFF U 23 2025 Terbaru dan Pembagian Grup Mandiri ASEAN U23 Championship 2025 ! Timnas Indonesia Tuan Rumah ASEAN U23 Mandiri Cup 2025 Sob

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Prabu Warah

Sumber: The Standard, The Thaiger, Khaosod English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X