KALIMANTANSATU.COM - Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Teddy Indra Wijaya bertemu dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto di Kantor Kementerian Imipas, Jakarta, Jumat 25 Juli 2025.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat reformasi birokrasi.
Fokus utamanya adalah memastikan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Seskab Teddy menerangkan, pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai saat makan siang itu fokus pada program utama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Salah satu topik yang disoroti adalah pentingnya pelayanan publik yang cepat dan tepat.
"Dengan jumlah pegawai mencapai lebih dari 65.000 orang di seluruh Indonesia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus berupaya membangun pelayanan imigrasi dan pemasyarakatan yang cepat, tepat, dan transparan, serta mudah diakses oleh masyarakat," kata Teddy dalam keterangan resminya di Jakarta, pada Jumat, 25 Juli 2025.
Menurut Teddy, skala sumber daya manusia yang besar menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima.
"Ketersediaan lebih dari 65 ribu pegawai menjadi kekuatan untuk memperluas jangkauan layanan ke seluruh penjuru negeri," ujarnya.
Sebelumnya diketahui, Menteri Imipas Agus Andrianto dalam kesempatan berbeda, menyatakan terkait penyederhanaan layanan keimigrasian harus menjadi prioritas tanpa mengurangi kualitas dan kepastian hukum.
Baca Juga: Bos Forbes Terkesan Kepemimpinan Prabowo Subianto di RI, Puji Pemberantasan Korupsi dan Deregulasi
Peningkatan pelayanan publik, lanjut Agus Andrianto, merupakan bagian penting dari agenda reformasi birokrasi.
"Pelayanan keimigrasian harus adaptif dan mudah sebagai wujud negara yang bersih dan terpercaya,” ujar Agus saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Bandung, Jawa Barat, pada 18 Juli 2025.
Dalam kunjungan itu, Menteri Agus meninjau secara langsung proses layanan keimigrasian, mulai dari penerbitan paspor hingga perpanjangan izin tinggal atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) untuk warga negara asing (WNA).
Agus juga menyempatkan diri menyapa pemohon layanan yang hadir di lokasi. Ia ingin memastikan setiap masyarakat yang mengakses layanan mendapatkan kemudahan dan kepastian dalam pengurusan dokumen keimigrasian.
Artikel Terkait
Seskab Teddy Indra Wijaya Bantah Isu Pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Seskab Teddy Indra Wijaya Jelaskan Apa yang Dibahas saat Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Presiden Prabowo Subianto Ditelepon Donald Trump Selama 15 Menit, Seskab Teddy Indra Wijaya Beri Bocoran Pembicaraan
Seskab Teddy Indra Wijaya Ungkap Presiden Prabowo Subianto Bertolak ke Rusia untuk Penuhi Undangan Langsung Vladimir Putin, Apa Agendanya ?
Seskab Teddy Indra Wijaya Ikut Bertemu Vladimir Putin di Rusia, Kenang Kembali Momen Dampingi Presiden Prabowo Subianto saat Jadi Menhan dan Presiden
Seskab Teddy Indra Wijaya Bagikan Rangkuman Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia: Dua Hari di St. Petersburg
Seskab Teddy Indra Wijaya Ungkap Presiden Prabowo Subianto Langsung Gelar Ratas Setelah Terima Kunjungan PM Malaysia. Beberkan Isu-isu.yang Dibahas
Pantau Proses Pembangunan Sekolah Rakyat, Seskab Teddy Indra Wijaya Sempatkan Waktu Berdialog dengan Orang Tua Calon Siswa
Meski Sedang Umrah, Seskab Teddy Indra Wijaya Tegaskan Prabowo Subianto Beri Instruksi Penyelamatan KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali
Seskab Teddy Indra Wijaya Tegaskan Kehadiran Presiden Prabowo di KTT BRICS Jadi Tonggak Penting Sejarah Hubungan Luar Negeri Indonesia