Perihal itu, Ferry menyebut perbedaan klaim tersebut dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.
“Polisi bilang nangkap, TNI bilang hoaks. Nah, artinya apa? Artinya mengidentifikasi perusuh pun itu bisa siapapun, benar-benar bisa siapapun,” tuturnya.
Di sisi lain, Ferry meminta agar pemerintah serius mengusut masalah yang terjadi di lapangan, terutama terkait dugaan provokator dalam aksi demonstrasi tersebut.
“Kita enggak usah ngomong soal teori asing, mafia, segala macam. Ada loh, ada loh yang benar-benar harus diberesin sekarang,” tukasnya.
(*)
Artikel Terkait
Salah Satu Diantaranya Kopi, Studi Ungkap Secangkir Minuman Berkafein saat Pagi Hari Bisa Membuat Perasaan Lebih Bahagia
Reshuffle Kabinet Merah Putih ! Prabowo Subianto Ganti Sri Mulyani Hingga Budi Arie Setiadi, Ini Daftar Nama Penggantinya
IHSG Hari Ini Anjlok 1 Persen Lebih Setelah Kabar Reshuffle 5 Menteri Diganti Presiden Prabowo Subianto
Berani Nggak ? Menteri ATR Nusron Wahid Didesak Naikkan Pajak ke 60 Keluarga Kaya Penguasa Tanah Bersertifikat di Indonesia
Menko Airlangga Hartarto Bicara soal Isu PHK Massal di Gudang Garam, Apa Katanya ?
Autopsi Jenazah Diplomat RI Korban Penembakan di Peru Selesai, Kementerian Luar Negeri Ungkap Update Berita Terbaru
Pastel Buatan Ibu Menjadi Permintaan Kecil Nadiem Makarim dari Balik Jeruji Besi
Setelah Aksi Demo Tunjangan DPR, Politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka Ikut Kritik Tukin Kementerian yang Mencapai 300 Persen
5 Fakta Jejak Karier Purbaya Yudhi Sadewa, Banting Stir di Akademis hingga Puncak Kiprahnya Jadi Menkeu Kabinet Merah Putih era Prabowo Subianto
Begini Respons Ferry Irwandi Setelah Namanya Disebut dalam Temuan Fakta Dugaan Pidana yang Dilaporkan oleh Dansat Siber Mabes TNI