Ini Alasan Mengapa Kebanyakan Sekolah Garuda Dibangun di Luar Pulau Jawa, Apa Tujuan dan Pertimbangannya ?

photo author
R Ridho Triwi D.N, Kalimantan Satu
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 22:30 WIB
Pemerintah menginformasikan 16 lokasi Sekolah Garuda di berbagai daerah Indonesia pada Rabu 8 Oktober 2025.  Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @bakom.ri)
Pemerintah menginformasikan 16 lokasi Sekolah Garuda di berbagai daerah Indonesia pada Rabu 8 Oktober 2025. Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. (Kalimantansatu.com/Dok. Instagram @bakom.ri)

Jika Sekolah Garuda menitikberatkan pada pengembangan potensi unggul di wilayah 3T, maka Sekolah Rakyat lebih fokus pada pemerataan akses, yaitu agar tak ada anak Indonesia yang tertinggal dari sisi pendidikan, apa pun kondisi ekonominya.

Dengan demikian, kedua program ini saling melengkapi: Sekolah Rakyat membuka jalan bagi pemerataan, sementara Sekolah Garuda mencetak bibit unggul dari berbagai penjuru negeri.

Baca Juga: Inilah 5 Fakta di Balik Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pangkas DBH Jakarta Rp15 T ! Apa Alasannya dan Bagaimana Respons Gubernur Pramono Anung ?

16 Sekolah Garuda Diperkenalkan Serentak

Dalam peluncuran perdananya, pemerintah memperkenalkan 16 Sekolah Garuda yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebanyak 12 di antaranya merupakan sekolah transformasi, seperti SMAN 10 Fajar Harapan (Aceh), SMA Unggul Del (Sumatera Utara), SMA Taruna Nusantara (Jawa Tengah), dan SMA Averos Sorong (Papua Barat Daya).

Sementara empat sekolah baru tengah dibangun di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan (NTT), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).

Menurut Mendikti Saintek Brian Yuliarto, pembangunan satu Sekolah Garuda baru memerlukan dana sekitar Rp200 miliar, dengan empat sekolah ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran 2026.

Baca Juga: Inilah 3 Fakta di Balik Menu MBG Depok yang Lagi Viral di Medsos ! Diduga Minim Gizi, Kini Terkuak Inovasi ala SPPG Hingga Sorotan Sampah Makanan

Dua Jalur, Satu Tujuan

Meski berbeda fokus, baik Sekolah Garuda maupun Sekolah Rakyat berangkat dari satu visi besar: memastikan semua anak Indonesia mendapat kesempatan pendidikan yang layak.

Sekolah Rakyat memperkuat pondasi akses, sementara Sekolah Garuda menyiapkan generasi unggul yang siap bersaing di level nasional maupun global.

Keduanya menjadi simbol bahwa pemerataan pendidikan bukan sekadar membangun sekolah, tetapi juga membangun masa depan bangsa.

(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: R Ridho Triwi D.N

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X