Mereka mengungkapkan bahwa sebelumnya akses penyeberangan cukup sulit dan berisiko, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga untuk aktivitas pendidikan, ekonomi, sosial, dan pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah dan aman.
Keuchik Gampong Tengoh dalam sambutannya berharap agar jembatan yang telah dibangun dapat dirawat bersama oleh seluruh masyarakat sehingga tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan jembatan ini tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan ekonomi antara masyarakat Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen.
Kegiatan pesejuk dan peresmian Jembatan Gantung Garuda berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai. Momentum ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mempertegas komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok daerah.
(*)
Artikel Terkait
TNI Tembak Mati 14 Anggota OPM di Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah
Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak Prajurit TNI AD, IFG Gandeng Anggota Holding. Rizal Ariansyah: Wujud Nyata Komitmen Pembangunan SDM
15 Jembatan Perintis Dibangun oleh TNI, Desa-desa Terisolasi di Aceh Kembali Terbuka
Kini Kembali Bersih Pascabencana Lewat Bantuan TNI, Anak-anak di Tapanuli Sekolah Lagi
Terus Hadir untuk Rakyat, TNI AD Pulihkan SD dan TK Terdampak Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Tapanuli Selatan
Kini Jembatan Apung Penghubung Desa Sawang di Aceh Utara yang Dibangun TNI Hampir Jadi, Masyarakat Tak Perlu Naik Getek dan Bayar Rp20 Ribu Lagi
Bertemu Kadispenad, Promedia Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan TNI AD
Donald Trump Beri Apresiasi Rencana Pengiriman TNI ke Gaza : Untuk Perdamaian yang Benar-benar Berkelanjutan
Jembatan Gantung Perintis Sei Kanan Labuhanbatu Selatan Tuntas Diperbaiki TNI AD, Sekarang Mobilitas Warga Kembali Normal