KALIMANTANSATU.COM - TNI AD melalui Kodam II/Sriwijaya terus melakukan percepatan pembangunan 3 Jembatan Gantung dalam rangka menunjukkan komitmennya guna mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan.
Selain sebagai bentuk komitmen Kodam II/Swj dalam mendukung program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam percepatan pembangunan infrastruktur daerah guna memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan.
Upaya pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari peran aktif Kodam II/Swj dalam mendukung Pemerintah Daerah guna mempermudah akses mobilitas masyarakat serta meningkatkan denyut nadi perekonomian lokal.
Baca Juga: Tradisi Peusejuek Menandai Tuntasnya Pembangunan Jembatan Garuda Desa Teungoh di Aceh Utara
Pembangunan jembatan gantung pertama berada di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yakni berlokasi di Desa Pusar, Kec. Baturaja Barat, Kab. Ogan Komering Ulu, Prov. Sumsel, masuk wilayah Koramil 403-12/Baturaja Kodim 0403/OKU.
Jembatan gantung ini memiliki panjang 100 meter dengan lebar 2 meter yang membentang di Sungai Ogan.
Proses pembangunan infrastruktur itu dilakukan oleh prajurit TNI AD dan dibantu warga setempat.
Saat ini fokus pekerjaan pembuatan pengantung gelagar melintang, pemasangan gelagar melintang, dan pengecoran tambatan taki angin. Progres fisik pembangunan Jembatan Sungai Ogan telah mencapai 71,00%.
Selanjutnya, Pembangunan jembatan kedua berada di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berlokasi di Sungai Dabuk, Desa Embacang, yang masuk dalam wilayah teritorial Koramil 402-09/Mesuji.
Jembatan gantung ini direncanakan memiliki juga panjang mencapai ±100 meter dengan lebar ±2 meter untuk melintasi sungai selebar ±30 meter.
Jembatan ini merupakan sebagai jalur penghubung vital yang selama ini terbatas oleh kondisi geografis.Saat ini, progres fisik pembangunan Jembatan Sungai Dabuk telah mencapai realisasi 15,00%. Tim di lapangan terus melakukan serangkaian pekerjaan teknis, agar selesai tepat waktu.
Artikel Terkait
TNI Tembak Mati 14 Anggota OPM di Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah
Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak Prajurit TNI AD, IFG Gandeng Anggota Holding. Rizal Ariansyah: Wujud Nyata Komitmen Pembangunan SDM
Tak Mau Anak-anak Pertaruhkan Nyawa untuk Pergi Sekolah, Presiden Prabowo Subianto Bentuk Satgas Darurat Jembatan untuk Siswa Pelosok
Berada di Atas Tanah Lanud TNI AU Pangeran M Bun Yamin, Pemerintah Cabut Sertifikat HGU SGC Group Seluas 85.244,925 Hektare di Lampung
15 Jembatan Perintis Dibangun oleh TNI, Desa-desa Terisolasi di Aceh Kembali Terbuka
Kini Kembali Bersih Pascabencana Lewat Bantuan TNI, Anak-anak di Tapanuli Sekolah Lagi
Terus Hadir untuk Rakyat, TNI AD Pulihkan SD dan TK Terdampak Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Tapanuli Selatan
Kini Jembatan Apung Penghubung Desa Sawang di Aceh Utara yang Dibangun TNI Hampir Jadi, Masyarakat Tak Perlu Naik Getek dan Bayar Rp20 Ribu Lagi
Bertemu Kadispenad, Promedia Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan TNI AD
Donald Trump Beri Apresiasi Rencana Pengiriman TNI ke Gaza : Untuk Perdamaian yang Benar-benar Berkelanjutan
Kodim 0106/Aceh Tengah Kebut Pembuatan Jembatan Gantung Desa Burlah, Progres Sudah 56,6 Persen
Jembatan Gantung Perintis Sei Kanan Labuhanbatu Selatan Tuntas Diperbaiki TNI AD, Sekarang Mobilitas Warga Kembali Normal
Pulihkan Akses Masyarakat ! Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan Rampungkan Perbaikan Jembatan Beton Titik VI di Hutanabolon Tapanuli Tengah
Tradisi Peusejuek Menandai Tuntasnya Pembangunan Jembatan Garuda Desa Teungoh di Aceh Utara